Kasus Pencabulan di Ponpes Ndholo Kusumo Pati
Portal Berita Lakpesdam Terkini – 06 Mei 2026 | Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo di Pati, Jawa Tengah, berinisial AS terhadap puluhan santriwati, dilaporkan sejak 2024. Kasus ini terungkap setelah ada korban yang lulus buka suara atas pelecehan seksual yang dilakukan sang Pendiri ponpes.
Fakta Kasus Pencabulan
Beberapa fakta yang diketahui dari kasus pencabulan di Ponpes Ndholo Kusumo Pati adalah:
- Kasus dugaan pelecehan seksual di ponpes ini dilaporkan sejak September 2024.
- Kuasa hukum korban Ali Yusron mengungkap dugaan pemerkosaan menimpa santriwati itu terjadi dalam kurun waktu 2024-2026.
- Pihaknya memperkirakan ada 30-50 santriwati yang diduga dicabuli oknum pengasuh ponpes.
Pelaku Mengaku Keturunan Nabi
Salah satu korban menyebut AS mengaku sebagai keturunan nabi dan dijadikan dalih perbuatan bejatnya halal. Korban menyebutkan bahwa AS mengaku sebagai keturunan nabi dan menggunakan dalih tersebut untuk membenarkan perbuatannya.
Ponpes Ditutup
Kementerian Agama menutup Ponpes Ndholo Kusumo di Tlogowungu Pati seusai temuan kasus pelecehan seksual ini. Kepala Kantor Kementerian Agama Pati Ahmad Syaiku mengatakan memberikan 3 keputusan atas kejadian dugaan pencabulan di ponpes ini.
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan ponpes di Tlogowungu itu ditutup setelah adanya oknum pengasuh ponpes diduga memperkosa puluhan santriwati. Kasus ini masih dalam penyelidikan dan akan diusut tuntas oleh pihak berwajib. Tersangka Pencabulan di Ponpes Ndholo Kusumo Pati Ditangk… Modus Pencabulan di Ponpes Ndholo Kusumo Terungkap, Pelak… Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe Jayapura: 14 Orang Dita… Kasus Korupsi Laptop Chromebook: 3 Fakta Penting tentang … DPR Desak Pecat 5 Petugas Rutan Kasus Love Scamming, Dian…















Leave a Reply