Studi 30 Tahun Ungkap Konsumsi Minuman Manis Tingkatkan Risiko Kematian Akibat Kanker

Studi 30 Tahun Ungkap Konsumsi Minuman Manis Tingkatkan Risiko Kematian Akibat Kanker

Portal Berita Lakpesdam Terkini – 03 April 2026 | Hasil studi komprehensif menunjukkan bahwa minuman manis memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan angka kematian global. Konsumsi gula berlebih berkaitan erat dengan peningkatan lemak perut, gagal jantung, diabetes, dan risiko kanker.

Apa itu Minuman Manis?

Minuman manis adalah minuman yang mengandung gula tambahan, seperti soda, jus buah, dan minuman energi. American Heart Association (AHA) memberikan batasan ketat untuk konsumsi gula harian, yaitu maksimal 25 gram (6 sendok teh) untuk wanita dan maksimal 36 gram (9 sendok teh) untuk pria.

Dampak Konsumsi Minuman Manis

Sebuah studi jangka panjang selama 30 tahun terhadap 118.000 partisipan mengungkap dampak fatal dari konsumsi minuman manis setiap hari. Minuman manis meningkatkan risiko kematian umum (7 persen), meningkatkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular (10 persen), dan meningkatkan risiko kematian akibat kanker (5 persen).

Risiko Persen
Kematian Umum 7%
Kematian Akibat Penyakit Kardiovaskular 10%
Kematian Akibat Kanker 5%

Penyebab Konsumsi Minuman Manis

Peneliti dari Center for Science in the Public Interest Bonnie Leibman mengatakan minuman manis memicu kenaikan berat badan, yang menjadi pintu masuk bagi penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Minuman berkarbonasi tidak hanya soal gula, tetapi juga dapat meningkatkan hormon ghrelin, yang memicu rasa lapar yang lebih sering, sehingga berpotensi menyebabkan obesitas.

Ahli gizi Erin Coates menyebut gula tambahan memicu peradangan (inflamasi) kronis di dalam tubuh. Banyak orang beralih ke soda diet dengan harapan lebih sehat, tetapi penelitian justru menunjukkan hasil sebaliknya. Pemanis buatan dalam soda diet jauh lebih manis dari gula biasa, yang justru memicu otak untuk menginginkan lebih banyak gula.

Konsumsi minuman dengan pemanis buatan secara rutin meningkatkan risiko kematian hingga 26 persen. Konsumsi soda diet dikaitkan dengan risiko kanker yang lebih tinggi seperti limfoma, leukemia, dan mieloma. Oleh karena itu, penting untuk membatasi konsumsi minuman manis dan memilih minuman yang lebih sehat, seperti air putih atau jus buah alami. Program Makan Bergizi Gratis: Upaya Pemerintah untuk Meni… Makanan Terbaik untuk Menjaga Pencernaan Tetap Lancar Kemenkes Siapkan Regulasi Vape Berlaku Juli 2026 BPOM di Tengah Kasus Keracunan MBG: Tantangan dan Upaya P… Makanan Pedas Terbukti Bantu Mengurangi Porsi Makan, Ungk… Cara Mengolah Nasi Putih Agar Gula Darah Tak Melonjak, Ma… Anak Main Gadget Lebih dari 2 Jam, Skor Tes Kemampuan Ber… 4 Metode Pengobatan Ampuh Mengatasi Migrain, Coba Botoks Asupan Kalsium Saat Hamil Berpotensi Tekan Risiko Depresi… Rambut Tebal Raline Shah Bebas Rontok, Penuhi Asupan Zat …

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

perihokiduta76sinkronisasi taktik analisa pola mahjong wild gates of olympus dadu sicbooptimalisasi strategi blackjack pola mahjong ways 2 pgsoft rtp live starlight princessarsitektur peluang teknik jitu blackjack analisa mahjong wins 3 pragmatic sweet bonanzakalibrasi cara pakai rtp live strategi roulette taktik mahjong ways 2 pgsoft wild west goldcetak biru strategi blackjack teknik sv388 analisa peluang sugar rush mahjong wins 3 pragmatic