Portal Berita Lakpesdam Terkini – 15 Mei 2026 | Rambut rontok menjadi salah satu masalah yang paling sering dihadapi oleh pria dan wanita modern. Namun, Raline Shah tampaknya tidak mengalami hal ini. Dilansir dari sumber yang kredibel, rata-rata kulit kepala manusia memiliki sekitar 100.000 helai rambut. Kehilangan sekitar 100 helai rambut per hari merupakan hal yang normal dan jumlah ini biasanya akan meningkat seiring bertambahnya usia.
Penyebab Rambut Rontok
Salah satu penyebab utama rambut menipis adalah alopecia androgenetik, kondisi genetik dan hormonal yang memengaruhi puluhan juta orang di dunia. Kondisi ini terbagi menjadi dua pola, yaitu pola pria (kebotakan) dan pola wanita (penipisan). Pola pria ditandai dengan garis rambut yang perlahan mundur hingga membentuk huruf “M”, sedangkan pola wanita ditandai dengan rambut yang menipis di bagian atas kepala, membuat belahan rambut tengah terlihat makin lebar.
Faktor Penyebab Rambut Rontok
Faktor genetik dan hormon androgen (hormon pria) berperan besar dalam menyebabkan rambut rontok. Kadar androgen yang terlalu tinggi bisa memperpendek siklus pertumbuhan rambut, sehingga rambut baru yang tumbuh menjadi lebih tipis. Wanita dengan kondisi sindrom ovarium polikistik (PCOS) memiliki risiko lebih tinggi mengalami penipisan karena kadar androgen yang melonjak.
Cara Mengatasi Rambut Rontok
Sebelum beralih ke obat-obatan, Anda bisa memulai perawatan dari rumah. Hindari menyisir terlalu keras, mengikat rambut terlalu kencang, dan menggunakan alat penata rambut terlalu panas. Jenis kerontokan rambut akibat stres fisik atau emosional biasanya akan membaik dengan sendirinya setelah pikiran lebih tenang. Tingkatkan asupan zat besi dan protein dalam menu makanan harian untuk mendukung stimulasi akar rambut.
Jika penanganan mandiri belum cukup, dokter spesialis kulit biasanya akan melakukan diagnosis lewat tanya jawab, tes darah, dan mengambil sampel rambut. Penggunaan Rogaine (minoxidil) atau obat resep seperti Propecia (finasteride) dan Avodart (dutasteride) dapat digunakan untuk mengatasi kebotakan pola pria. Terapi hormon juga dapat digunakan untuk menyeimbangkan hormon yang memicu kerontokan dan merangsang pertumbuhan rambut baru.
Dalam beberapa kasus, rambut rontok dapat disebabkan oleh faktor lain seperti stres, kekurangan nutrisi, atau penyakit tertentu. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pasti rambut rontok dan mendapatkan perawatan yang tepat.
Dengan memahami penyebab rambut rontok dan melakukan perawatan yang tepat, Anda dapat mengurangi kerontokan rambut dan meningkatkan kesehatan rambut. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit jika Anda mengalami rambut rontok yang parah atau berkepanjangan.















Leave a Reply