Portal Berita Lakpesdam Terkini – 09 Juni 2026 | Baru-baru ini, OTT KPK di Muara Enim, Sumatra Selatan, tidak hanya menjerat Bupati Muara Enim Edison, tetapi juga pejabat hingga keponakannya dan menyita uang senilai Rp 2 miliar.
Kasus Korupsi di Muara Enim
Ketiga tersangka adalah Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim Abi Nurwardani, Adi Triyadi keponakan Bupati Edison, dan Cory Erin Hardi pegawai pemasaran PT Millenium Solusi Abadi. Keterlibatan anggota keluarga kepala daerah dalam kasus dugaan suap pengadaan menambah daftar panjang kasus korupsi yang menyeret kerabat pejabat daerah.
Penyitaan Uang dan Barang Bukti
Dalam pengembangan kasus ini, KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 2 miliar. Ini terdiri dari uang tunai dalam bentuk rupiah, dolar Amerika Serikat (AS), dan riyal, serta sejumlah saldo yang tersimpan dalam rekening. Kasus korupsi di Muara Enim tercatat sebagai OTT ke-12 KPK sepanjang 2026.
Dampak dan Tindakan Lanjutan
Dalam kasus ini, KPK menangkap 10 orang di Sumatra Selatan dan Jakarta. Dari jumlah tersebut, 4 orang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Setelah menjalani pemeriksaan intensif, Edison muncul di hadapan publik dengan mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK. Edison berjalan menuju mobil tahanan bersama Abi Nurwardani dan Adi Triyadi di halaman Gedung Merah Putih KPK.
Kasus korupsi di Muara Enim ini menambah daftar panjang kasus korupsi yang melibatkan pejabat daerah dan kerabat mereka. Hal ini menunjukkan bahwa korupsi masih menjadi masalah serius di Indonesia dan perlu ditangani dengan serius oleh pemerintah dan lembaga anti-korupsi.













Leave a Reply