Portal Berita Lakpesdam Terkini – 22 April 2026 | Baru-baru ini, Gubernur Maluku Utara (Malut) dan Gema Mahasiswa (GMA) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak penanganan kasus tambang ilegal di wilayah tersebut. Bareskrim Mabes Polri juga disorot karena diduga melakukan tebang pilih dalam menangani kasus tersebut.
Latar Belakang Kasus
Kasus tambang ilegal di Sultra telah menjadi perhatian publik selama beberapa waktu. Banyak tambang ilegal yang beroperasi di wilayah tersebut, menyebabkan kerusakan lingkungan dan kehilangan pendapatan negara. GMA Sultra telah melakukan aksi protes dan demonstrasi untuk menuntut penanganan kasus tersebut.
Salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah kasus tambang ilegal PT Masempo Dalle. Perusahaan ini diduga melakukan penambangan ilegal di wilayah Sultra, menyebabkan kerusakan lingkungan dan kehilangan pendapatan negara. GMA Sultra telah mendesak Bareskrim untuk menangani kasus tersebut.
Reaksi Bareskrim
Bareskrim Mabes Polri telah memberikan reaksi atas desakan GMA Sultra. Bareskrim menyatakan bahwa mereka siap menangani kasus tambang ilegal di Sultra, namun perlu dilakukan penyelidikan dan penyidikan yang lebih lanjut.
Namun, GMA Sultra mendesak Bareskrim untuk menangani kasus tersebut dengan lebih serius. Mereka khawatir bahwa Bareskrim akan melakukan tebang pilih dalam menangani kasus tersebut, sehingga kasus tersebut tidak akan ditangani dengan efektif.
Dugaan Tebang Pilih
GMA Sultra juga menduga bahwa Bareskrim melakukan tebang pilih dalam menangani kasus tambang ilegal. Mereka menduga bahwa Bareskrim hanya menangani kasus-kasus yang tidak terlalu besar, sehingga kasus-kasus yang lebih besar tidak akan ditangani.
Hal ini telah menyebabkan kekecewaan di kalangan masyarakat Sultra. Mereka merasa bahwa Bareskrim tidak serius dalam menangani kasus tambang ilegal, sehingga kasus tersebut tidak akan ditangani dengan efektif.
Desakan GMA Sultra
GMA Sultra telah mendesak Bareskrim untuk menangani kasus tambang ilegal di Sultra dengan lebih serius. Mereka mendesak Bareskrim untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan yang lebih lanjut, sehingga kasus tersebut dapat ditangani dengan efektif.
GMA Sultra juga mendesak Pemerintah Provinsi Sultra untuk melakukan tindakan yang lebih efektif dalam menangani kasus tambang ilegal. Mereka mendesak Pemerintah Provinsi Sultra untuk melakukan penertiban dan penindakan yang lebih efektif, sehingga kasus tersebut dapat ditangani dengan efektif.
| No | Kasus | Penanganan |
|---|---|---|
| 1 | Kasus tambang ilegal PT Masempo Dalle | Belum ditangani |
| 2 | Kasus tambang ilegal PT Amarfi | Belum ditangani |
- GMA Sultra mendesak Bareskrim untuk menangani kasus tambang ilegal di Sultra dengan lebih serius
- GMA Sultra mendesak Pemerintah Provinsi Sultra untuk melakukan tindakan yang lebih efektif dalam menangani kasus tambang ilegal
- Bareskrim disorot karena diduga melakukan tebang pilih dalam menangani kasus tambang ilegal
Dengan demikian, GMA Sultra berharap bahwa kasus tambang ilegal di Sultra dapat ditangani dengan efektif. Mereka berharap bahwa Bareskrim dan Pemerintah Provinsi Sultra dapat bekerja sama untuk menangani kasus tersebut, sehingga masyarakat Sultra dapat merasa aman dan nyaman. Kasus Penganiayaan Mantan Istri Andre Taulany Dibuka, Puk… Ditahan, Dokter Richard Lee Minta Agamanya Tidak Diperdeb… Kasus Dugaan Prostitusi Anak di Blok M Libatkan WNA Jepan… Eks Kasat Resnarkoba Polres Kutai Barat Ditangkap karena …















Leave a Reply