Portal Berita Lakpesdam Terkini – 10 Juni 2026 | Hasil survei Indopol Survei & Consulting menyebut tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto hanya 59,75 persen. Survei itu dilakukan periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Angka tersebut turun drastis dibanding hasil Litbang Kompas pada Januari 2025, yang mencapai 80,9 persen.
Penurunan Tingkat Kepuasan Publik
Direktur Eksekutif Indopol Survei & Consulting Ratno Sulistiyanto mengatakan dalam 17 bulan pemerintahan, hampir 2 dari 5 warga menyatakan tidak puas terhadap Prabowo. Dia menilai angka 59,75 persen untuk seorang presiden yang baru menjabat 17 bulan, memperlihatkan fase political vulnerability yang nyata.
“Idealnya di tahun kedua itu masih sekitar 70 persen ke atas, untuk menjamin stabilitas dukungan publik,” katanya, di Jakarta, Selasa (9/6).
Faktor Penyebab Penurunan Tingkat Kepuasan Publik
Ratno mengungkapkan yang lebih dikhawatirkan adalah kepercayaan publik terhadap pemerintah pusat, yang hanya 49,02 persen. Sejumlah faktor yang memengaruhi penurunan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo, yakni harga kebutuhan pokok yang belum terkendali.
Kemudian, terbatasnya lapangan kerja dan tingginya angka pengangguran. Ketiga, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Keempat, yakni menguatnya militerisme, kegagalan pemberantasan korupsi, hingga kebebasan sipil yang terancam.
Implikasi Penurunan Tingkat Kepuasan Publik
“Kalau tidak ada terobosan yang benar-benar dirasakan rakyat dalam waktu dekat, tingkat kepuasan publik akan terus menurun,” ucapnya.
Penurunan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo Subianto dapat memiliki implikasi yang signifikan terhadap stabilitas politik dan pemerintahan. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan untuk meningkatkan kepercayaan publik dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
| Tahun | Tingkat Kepuasan Publik |
|---|---|
| 2025 | 80,9% |
| 2026 | 59,75% |














Leave a Reply