Pengenalan Dino Patti Djalal
Portal Berita Lakpesdam Terkini – 03 Juni 2026 | Dino Patti Djalal lahir pada 10 September 1965 di Beograd, Serbia. Ayahnya, Hasjim Djalal, pernah menjabat sebagai Dubes RI untuk Jerman. Dino menempuh pendidikan SD dan SMP Al Azhar, kemudian melanjutkan studi ke McLean High School di Amerika Serikat. Ia juga mengenyam pendidikan di Universitas Carleton, Universitas Simon Fraser, dan London School of Economics and Political Science.
Karier di Departemen Luar Negeri
Dino memulai karier di Departemen Luar Negeri (sekarang Kemlu) pada 1987. Beberapa tugas yang pernah dilakukannya termasuk menjadi Jubir Satgas Pelaksana Penentuan Pendapat di Timor Timur dan menjabat sebagai Direktur Urusan Amerika Utara dan Amerika Tengah. Dino juga pernah menjadi juru bicara Presiden, bersama Andi Mallarangeng.
Pengalaman Politik
Dino pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri pada periode 14 Juli 2014 hingga 20 Oktober 2014, atau sekitar tiga bulan. Sebelum itu, ia menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat pada 10 Agustus 2010 hingga September 2013. Dino mengundurkan diri dari jabatan Duta Besar Indonesia untuk AS untuk mengikuti Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat pada 2013. Namun, Partai Demokrat tidak mengusungnya di Pilpres 2014 karena tidak lolos ambang batas presiden.
Pendidikan dan Keluarga
Dino menempuh pendidikan di beberapa universitas terkemuka di luar negeri, termasuk Universitas Carleton, Universitas Simon Fraser, dan London School of Economics and Political Science. Ayahnya, Hasjim Djalal, pernah menjabat sebagai Dubes RI untuk Jerman. Dino juga memiliki pengalaman internasional yang luas, termasuk menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.
Dino Patti Djalal memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman yang sangat luas, baik di bidang politik maupun diplomatik. Ia telah menjabat beberapa posisi penting dalam pemerintahan Indonesia, termasuk Wakil Menteri Luar Negeri dan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat. Meskipun tidak berhasil dalam Pilpres 2014, Dino tetap menjadi tokoh politik yang berpengaruh di Indonesia.













Leave a Reply