Portal Berita Lakpesdam Terkini – 21 Juli 2026 | Komika Pandji Pragiwaksono baru-baru ini menyampaikan tiga kritik besar terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang telah berjalan hampir dua tahun. Menurut Pandji, tiga masalah besar tersebut adalah hukum, etika, dan komunikasi.
Masalah Hukum
Pandji mengatakan bahwa masalah pertama dalam kepemimpinan Prabowo Subianto adalah hukum. Dia mencontohkan instruksi Presiden ke Ketua MPR Ahmad Muzani untuk menghadiri pemakaman Ali Khamenei di Iran. Padahal, kedudukan Presiden dan Ketua MPR adalah setara. Pandji mengatakan bahwa sejak awal, sudah ada obok-obok hukum dalam kepemimpinan Prabowo Subianto.
Masalah Etika
Pandji juga mengungkapkan bahwa kepemimpinan Prabowo memiliki masalah dalam etika, misalnya pengangkatan pejabat. Dia menyentil kebijakan Prabowo Subianto yang mengangkat ahli hama Dadan Hindayana menjadi ketua Badan Gizi Nasional (BGN). Pandji juga menyoroti para wakil menteri yang masih menjabat komisaris di perusahaan BUMN, meski sudah ada larangan dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
| No | Nama Pejabat | Jabatan |
|---|---|---|
| 1 | Dadan Hindayana | Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) |
Masalah Komunikasi
Pandji menyebut masalah kepemimpinan Prabowo Subianto ketiga adalah komunikasi. Kondisi ini, diikuti oleh jajaran menterinya. Dia mencontohkan pernyataan Menteri PPPA Arifah Fauzi yang sempat usul gerbong laki-laki ditempatkan di depan dan belakang rangkaian kereta. Usul tersebut, disampaiksan sesuai terjadinya kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, yang menimbulkan 16 korban nyawa.
- Pandji Pragiwaksono
- Prabowo Subianto
- Ahmad Muzani
- Dadan Hindayana
- Arifah Fauzi













Leave a Reply