Pentingnya Memahami Komposisi Susu Fomula
Portal Berita Lakpesdam Terkini – 08 Juni 2026 | Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia (UI) Rini Sekartini meminta orang tua memahami komposisi susu formula demi mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak. Menurut Rini, tantangan kesehatan anak di Indonesia masih dibayangi berbagai persoalan, seperti stunting, karies gigi, dan ancaman obesitas.
Oleh karena itu, Rini meminta orang tua lebih cermat memahami informasi kandungan pada label kemasan susu formula. “Orang tua tidak boleh hanya melihat merek saja, tetapi juga memahami bahan dasar dan komposisi pada label kemasan,” ucap Rini.
Komposisi Utama pada Susu Formula
Rini juga mengingatkan pentingnya memperhatikan kualitas bahan dasar, pengolahan, serta keberadaan pemanis tambahan pada susu formula. “Penggunaan gula berlebih maupun pemanis tambahan seperti sukrosa dan sirup jagung dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko obesitas serta kerusakan gigi pada anak,” imbuh Rini.
Susu Formula yang Ramah bagi Pencernaan Anak
Rini menilai, susu formula yang lebih sederhana dan minim bahan tambahan justru lebih ramah bagi pencernaan anak. Pandangan Rini sejalan dengan salah satu produk susu formula yang mengutamakan transparansi komposisi dan penggunaan bahan yang lebih sederhana, yakni AceKid.
Susu formula AceKid dibuat dari susu segar alami sebagai bahan dasar utamanya. Produk yang berada pada ekosistem MAKUKU itu diklaim tanpa tambahan sukrosa, maltodekstrin, dan perisa sintetik. Selain itu, AceKid telah mengantongi sertifikasi BPOM dan halal guna mendukung keamanan produk bagi konsumen Indonesia.
Dalam memilih susu formula, orang tua perlu mempertimbangkan beberapa faktor, seperti usia anak, kebutuhan nutrisi, dan kondisi kesehatan. Dengan memahami komposisi susu formula dan memilih produk yang tepat, orang tua dapat mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak dengan lebih baik.















Leave a Reply