Portal Berita Lakpesdam Terkini – 10 Juni 2026 | Anak muda kini menjadi sasaran empuk kolesterol tinggi akibat gaya hidup yang buruk. Pakar jantung Nicolaus Novian Dwiya Wahjoepramono mengatakan ancaman kolesterol tinggi tidak lagi identik dengan penyakit lansia.
Kondisi Kolesterol Tinggi pada Anak Muda
Dia menyebut lonjakan kasus kolesterol di usia muda merupakan alarm bahaya yang harus diwaspadai. "Kolesterol tinggi menjadi pemicu utama penyakit jantung dan stroke. Sebenarnya kondisi ini sangat bisa kita cegah," ujarnya.
Fakta mencengangkan ini diperkuat data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. SKI mencatat prevalensi kadar kolesterol total tinggi secara nasional justru didominasi anak muda usia 15-24 tahun.
Faktor Pemicu Kolesterol
Nicolaus memberikan catatan pada kebiasaan merokok. "Mengenai rokok, tidak ada tawar-menawar. Mengisap satu batang saja sudah terlalu banyak," katanya.
Pencegahan Kolesterol Tinggi
Dia juga mengingatkan pentingnya membatasi konsumsi lemak trans. "Kita harus menjaga berat badan ideal dan mengurangi makanan yang digoreng menggunakan minyak jelantah atau minyak yang dipakai berulang kali," tuturnya.
Generasi muda pun diminta membenahi menu makanan dan rutin berolahraga ringan minimal lima kali dalam seminggu. Langkah kecil dari diri sendiri ini dinilai sebagai investasi jangka panjang yang penting bagi masa depan.
| Faktor | Penjelasan |
|---|---|
| Faktor Permanen | Usia, jenis kelamin, genetika atau riwayat keluarga |
| Faktor Fleksibel | Kontrol berat badan, pola makan harian, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol |
Untuk mencegah kolesterol tinggi, perlu dilakukan perubahan gaya hidup yang sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara teratur, dan menghindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol. Dengan demikian, kita dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke yang disebabkan oleh kolesterol tinggi.















Leave a Reply