Pengenalan
Portal Berita Lakpesdam Terkini – 08 Juni 2026 | Kebiasaan curhat ke kecerdasan buatan (AI) yang kini digemari masyarakat modern ternyata menyimpan risiko yang tidak boleh disepelekan bagi stabilitas kesehatan mental. Di era digital, AI sering dijadikan tempat pelampiasan keluh kesah. Namun, tren ini menyimpan risiko psikologis yang tidak bisa diremehkan.
Bahaya dari Curhat ke AI
Psikolog klinis Nena Mawar Sari mengingatkan masyarakat soal bahaya terlalu sering mencari dukungan emosional atau curhat ke AI. Menurut Nena, tanggapan yang dihasilkan AI sepenuhnya mekanis dan tidak memiliki sisi kemanusiaan sama sekali. “Curhat ke AI itu pada dasarnya hanyalah pantulan dari kode atau petunjuk yang kita masukkan. Umpan balik yang diberikan sama sekali tidak memiliki unsur humanis,” ujarnya.
Dampak Negatif dari Ketergantungan pada AI
Hal itulah yang dinilai berbahaya jika dijadikan sandaran oleh seseorang yang sedang tidak stabil. “Khawatirnya, ketika seseorang sedang dalam kondisi depresi atau impulsif, respons AI dijadikan acuan yang baku atau dianggap sebagai realitas,” tuturnya. Tanpa adanya sentuhan humanis, salah interpretasi ini ditakutkan bisa memicu kejadian yang tidak diinginkan.
Seseorang yang sudah terlalu bergantung secara emosional pada AI enggan menjalin relasi nyata dengan orang lain di sekitarnya. Dia menghabiskan waktu terlalu lama menatap layar ponsel dan sering mengeceknya secara kompulsif. Mulai urusan penting hingga hal-hal paling sepele selalu ditanyakan ke AI. Dia juga cenderung menutup diri dan mengisolasi diri dari interaksi sosial.
Saran dari Psikolog
Nena menyarankan siapa saja yang sedang merasa kesepian atau butuh teman bicara untuk mencari bantuan profesional. Berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mental seperti konselor, psikolog, dan psikiater jauh lebih aman serta terarah. Dengan demikian, kita dapat memperoleh dukungan emosional yang lebih efektif dan membantu meningkatkan kesehatan mental kita.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menyadari bahaya dari curhat ke AI dan mencari bantuan profesional jika kita membutuhkannya. Dengan demikian, kita dapat menjaga kesehatan mental kita dan meningkatkan kualitas hidup kita.















Leave a Reply