Program MBG dan Lapangan Kerja
Portal Berita Lakpesdam Terkini – 30 Juni 2026 | Kepala Bidang Sosial Politik BEM UI, Muhammad Hafizh Hernanda, menyoroti pernyataan pemerintah yang mengaitkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan lapangan kerja. Menurutnya, ada juru bicara MBG yang menyinggung nasib tenaga kerja jika program MBG dihentikan. Hafizh mengaku akan mempertanyakan balik tujuan MBG tersebut, yakni untuk menyerap tenaga kerja atau menghentikan stunting.
“Kalau khawatir lapangan kerja, Anda membuat kebijakan untuk lapangan kerja. Kenapa menitikberatkan itu?” katanya. BEM UI tetap mendesak pemerintah menghentikan program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut. BEM UI menyebut program itu telah menghabiskan uang APBN yang cukup besar dan berdampak pada sektor lainnya.
Dampak Program MBG
Dampak pelaksanaan program MBG hanya sekitar 5 persen anggaran yang dinikmati penerima manfaat. Sisanya, dihabiskan untuk pembangunan, hingga alat, dan motor listrik. Sebelumnya, Jubir Gerindra Bahtra Banong menyatakan MBG berhasil membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Wakil ketua Komisi II DPR itu mengatakan setiap dapur MBG menyerap sekitar 50 orang tenaga kerja.
“Kalau sekitar 50 orang dikali 27 ribu dapur MBG, artinya ada hampir 1,3 juta orang,” katanya. Namun, BEM UI tetap mempertanyakan tujuan program MBG tersebut. Apakah program MBG benar-benar efektif dalam menyerap tenaga kerja atau hanya menghabiskan uang APBN?
Tujuan Program MBG
Tujuan program MBG sebenarnya adalah untuk menghentikan stunting. Stunting adalah kondisi di mana anak-anak mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan akibat kekurangan gizi. Program MBG diharapkan dapat membantu meningkatkan gizi anak-anak dan menghentikan stunting. Namun, BEM UI mempertanyakan apakah program MBG benar-benar efektif dalam mencapai tujuan tersebut.
Untuk mengetahui efektivitas program MBG, perlu dilakukan evaluasi yang lebih lanjut. Evaluasi tersebut dapat membantu mengetahui apakah program MBG benar-benar efektif dalam menyerap tenaga kerja dan menghentikan stunting. Dengan demikian, pemerintah dapat membuat keputusan yang lebih tepat tentang program MBG.
Kesimpulan
Program MBG masih menjadi perdebatan di kalangan masyarakat. BEM UI mempertanyakan tujuan program MBG dan efektivitasnya dalam menyerap tenaga kerja dan menghentikan stunting. Untuk mengetahui efektivitas program MBG, perlu dilakukan evaluasi yang lebih lanjut. Dengan demikian, pemerintah dapat membuat keputusan yang lebih tepat tentang program MBG.
| No | Program | Tujuan | Hasil |
|---|---|---|---|
| 1 | MBG | Menghentikan stunting | 5% anggaran dinikmati penerima manfaat |
| 2 | MBG | Menyerap tenaga kerja | 1,3 juta orang |














Leave a Reply