Portal Berita Lakpesdam Terkini – 05 Mei 2026 | Politikus Partai Demokrat Andi Arief dan Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi sama-sama menyoroti fenomena militer masuk ranah sipil. Keduanya memberikan sinyal tidak mendukung militer masuk wilayah sipil.
Andi Arief dan Islah Bahrawi Menyoroti Militer Masuk Sipil
Andi Arief menyebut salah satu teori militer masuk sipil, karena sipil yang tidak becus, lamban, tidak efektif, dan cenderung korup. Dia mengaku bukan pendukung fenomena militer masuk ruang sipil. Andi Arief mengajak publik untuk merenungkan penyebabnya.
Kemampuan Militer Negara Lain
Islah Bahrawi menyebut tentara di negara lain, sudah mendalami nalar Cyberwarfare, Unmanned Intelligent System, Drone Aerial Vehicle, dan lainnya. Dia juga menyebut kemampuan militer Iran yang di atas rata-rata. Padahal, mereka dikucilkan selama hampir separuh abad oleh dunia.
Sentil Kemampuan Militer Indonesia
Islah Bahrawi melalui akun Instagramnya menyebut tentara Indonesia, sibuk memasak, bercocok tanam, hingga latihan mengukur tanah. Dia mengaku ingin menyampaikan protes. Namun, takut ada yang menyuruh pergi ke Yaman.
Perlu diingat bahwa militer masuk sipil dapat memiliki dampak yang signifikan pada kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan pertimbangan yang matang sebelum mengambil keputusan yang terkait dengan hal ini. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta keadaan yang lebih kondusif dan harmonis dalam bermasyarakat. Guntur Romli Soal Aparat Membubarkan Pemutaran Film Pesta…















Leave a Reply