Portal Berita Lakpesdam Terkini – 11 Mei 2026 | Pengamat politik Saiful Mujani menyoroti pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut nelayan sering dilupakan orang pintar di Jakarta. Menurut Saiful Mujani, Presiden Prabowo begitu sering mengadu domba rakyat sendiri, dengan sikap populis-otoriter.
Strategi Politik
Saiful Mujani mengungkapkan bahwa indikasi presiden populis otoriter di banyak negara adalah klaim membela rakyat bawah dan melawan elite. Mereka sering membela rakyat miskin melawan yang kaya, rakyat kurang berpendidikan lawan rakyat pintar, tetapi itu hanya klaim.
Tujuan dari strategi tersebut adalah untuk mendapatkan simpati rakyat dalam jumlah yang lebih besar, sehingga mereka dapat menang terus dalam Pemilu. Namun, menurut Saiful Mujani, strategi tersebut hanya menipu rakyat dan dapat menyebabkan ekonomi hancur.
Kritik terhadap Prabowo Subianto
Saiful Mujani juga mengkritik pernyataan Prabowo Subianto yang menyebut nelayan sering dilupakan orang pintar di Jakarta. Menurutnya, pernyataan tersebut hanya merupakan contoh dari sikap populis-otoriter Prabowo Subianto.
Prabowo Subianto memahami beratnya perjuangan nelayan yang menghadapi risiko besar di laut, untuk menghidupi keluarga. Namun, menurut Saiful Mujani, pernyataan tersebut hanya merupakan klaim kosong, karena Prabowo Subianto tidak memiliki kebijakan yang efektif untuk membantu nelayan.
Perbandingan dengan Pemimpin Lain
| Pemimpin | Strategi | Hasil |
|---|---|---|
| Donald Trump | Populis-otoriter | Ekonomi hancur |
| Vladimir Putin | Populis-otoriter | Ekonomi hancur |
| Narendra Modi | Populis-otoriter | Ekonomi hancur |
| Jair Bolsonaro | Populis-otoriter | Ekonomi hancur |
Oleh karena itu, Saiful Mujani menyarankan Prabowo Subianto untuk mengubah strategi politiknya dan fokus pada kebijakan yang efektif untuk membantu rakyat, bukan hanya klaim kosong. PDIP Tolak Usul RUU Pemilu Diserahkan ke Pemerintah Amien Rais Ingatkan Penguasa Hentikan Gaya Hidup Suka Pes… Yusril Ihza Mahendra Minta Aparat Mempersilakan Warga Nob… Catatan Dahlan Iskan: Lu Biau















Leave a Reply