Portal Berita Lakpesdam Terkini – 28 Mei 2026 | Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengaku akan melakukan evaluasi jelang Indonesia Open 2026 setelah tersingkir dari Singapore Open 2026.
Latar Belakang
Jonatan Christie tersingkir pada babak pertama Singapore Open 2026 setelah dikalahkan wakil India Prannoy H.S. Bertanding di Singapore Indoor Stadium, Jonatan Christie kalah dengan skor 21-10, 12-21, dan 18-21.
Analisis Pertandingan
Jonatan Christie sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat baik. Dia tampil dominan pada gim pertama dan mampu mengontrol permainan sejak awal laga. Jojo berhasil menutup gim pembuka dengan kemenangan telak 21-10. Permainannya terlihat lebih agresif dan mampu membuat Prannoy kesulitan mengembangkan pola permainan.
Namun, situasi berubah pada gim kedua. Prannoy mulai bangkit dan mampu keluar dari tekanan guna mengambil alih kendali pertandingan. Pemain asal India itu tampil lebih tenang dan efektif saat memanfaatkan kesalahan Jojo. Hasilnya, Prannoy merebut gim kedua dengan skor 21-12 dan memaksa laga berlanjut ke gim penentuan.
Penentuan Hasil
Pada gim ketiga, pertandingan berjalan lebih ketat. Jojo sempat tertinggal 10-11 saat interval, tetapi masih mampu menjaga peluang untuk membalikkan keadaan. Meskipun sempat unggul pada fase akhir pertandingan, Jojo mengaku kurang tenang saat memasuki poin-poin krusial hingga kalah 18-21.
Kondisi lapangan juga disebut cukup memengaruhi jalannya pertandingan. Jonatan Christie mengaku akan melakukan evaluasi jelang Indonesia Open 2026. “Kegagalan ini akan menjadi evaluasi jelang Indonesia Open 2026. Saya harus kembali membangun fokus, mood, dan semangat,” kata Jonatan Christie.
Jonatan Christie berharap bisa memperbaiki diri dan kembali menampilkan penampilan terbaiknya pada Indonesia Open 2026. Dengan melakukan evaluasi dan memperbaiki kelemahan, Jonatan Christie yakin bisa menjadi lebih kuat dan siap menghadapi tantangan pada turnamen berikutnya.











Leave a Reply