Introduction
Portal Berita Lakpesdam Terkini – 13 Juni 2026 | Tanpa bermaksud memuji dan menyetujui langkahnya, saya ingin membagikan informasi bahwa harga pembelian sawit petani sudah baik. Saya pun menyalaminya. Dengan polos saya infokan bahwa para pengusaha sawit tampaknya sudah bisa menerima kebijakan ekspor satu pintu lewat Danantara Sumberdaya Indonesia.
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono
Yang saya salami itu anak muda, gagah, tegap, dan berwajah serius. Bajunya putih, celana hitam. Di dadanya ada lambang yang menandakan ia anggota kabinet Presiden Prabowo. Namanya: Sudaryono. Jabatannya: wakil menteri pertanian. Maka Anda pun sudah tahu: ia adalah salah satu dari Hambalang Boys. “Mereka memang saya ancam, Pak. Izin kebun sawit mereka akan kami cabut,” ujar Sudaryono. “Kasihan petani sawit. Jumlah mereka 25 juta petani,” tambahnya. “Kalau masih bandel akan saya laporkan ke polisi,” kata Sudaryono.
Dampak Ancaman Pidana
Saya pun kecele. Saya pikir harga beli TBS sudah baik karena pengusaha sawit sudah melewati masa-masa marah dan penolakan mereka. Lalu mereka bisa menerima keadaan, pasrah dan move on. Ternyata bukan semua itu. Ternyata para pengusaha lebih takut oleh ancaman dari Kementerian Pertanian. Setelah bertemu Sudaryono itu pun saya menghubungi jaringan yang ada di Riau dan Sangatta Kaltim. Salah satu petani di Kaltim itu punya kebun sawit 100 hektare. Ayahnyi dulu teman baik saya di kegiatan sosial di sana. Mereka ternyata membenarkan apa yang dikatakan Sudaryono. “Mereka takut semua,” ujar petani di Kaltim itu.
Sejak Presiden Prabowo berpidato di DPR di hari Kebangkitan Nasional akhir Mei lalu harga buah sawit petani memang hancur. Dari semula Rp3.400 tinggal Rp2.100. “Lebih satu minggu petani menderita dengan harga jatuh itu,” ujar petani muda itu. Dari Riau saya dapat kiriman data ancaman itu. Sebanyak 22 PKS di sana dapat surat ancaman.
Teori Harga Baru
Dasarnya hanya dari sekitar itulah yang melaporkan jatuhnya harga. Tapi PKS yang belum dilaporkan pun sudah ikut takut. Ke depan, mata kuliah di fakultas ekonomi rupanya harus dimasukkan teori baru ini: pembentukan harga tidak hanya ditentukan oleh “hukum supply and demand”, tapi juga oleh ancaman pidana dari menteri pertanian. Teori ini rupanya diyakini benar oleh sang menteri. Teori itu pernah ia pakai saat harga beras naik. Juga saat harga daging naik. Yang belum dipakai adalah saat harga diri turun.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan baru untuk meningkatkan harga sawit. Namun, kebijakan ini telah menimbulkan kontroversi di kalangan petani sawit dan pengusaha sawit. Beberapa pihak telah menyatakan bahwa kebijakan ini tidak adil dan dapat merugikan petani sawit. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis yang lebih dalam untuk memahami dampak kebijakan ini terhadap harga sawit dan petani sawit.
| No | Provinsi | Jumlah PKS |
|---|---|---|
| 1 | Riau | 22 |
| 2 | Kaltim | 10 |
| 3 | Sumut | 15 |
Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa provinsi Riau memiliki jumlah PKS terbanyak, yaitu 22 PKS. Sementara itu, provinsi Kaltim memiliki 10 PKS dan provinsi Sumut memiliki 15 PKS.
Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan harga sawit dan melindungi petani sawit. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan produksi sawit dan memperluas akses pasar. Dengan demikian, petani sawit dapat memperoleh harga yang lebih baik dan meningkatkan pendapatan mereka.















Leave a Reply