Portal Berita Lakpesdam Terkini – 28 Mei 2026 | Memiliki teman toksik ternyata tidak hanya menguras energi emosional, tetapi juga memicu penuaan dini. Berinteraksi dengan orang toksik bisa memberikan dampak serius pada tubuh, salah satunya mempercepat penuaan.
Apa itu Teman Toksik?
Teman toksik adalah orang-orang yang kerap memicu stres, kecemasan, dan konflik dalam hidup kita. Mereka bisa berupa teman, keluarga, atau bahkan rekan kerja. Dalam sebuah studi psikologi yang dipimpin Byungkyu Lee dari New York University, ditemukan bahwa berinteraksi dengan orang toksik bisa memberikan dampak serius pada tubuh, salah satunya mempercepat penuaan.
Studi Psikologi tentang Teman Toksik
Riset yang dipimpin Byungkyu Lee ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Proceedings of the National Academy of Sciences. Penelitian ini melibatkan lebih dari 2.300 responden di Indiana, Amerika Serikat, untuk melihat sejauh mana dampak hubungan sosial yang buruk terhadap tubuh manusia.
Dalam eksperimen tersebut, tim peneliti mengukur usia biologis para partisipan menggunakan metode metilasi DNA melalui sampel air liur. Berbeda dengan usia kronologis yang dihitung berdasarkan tanggal lahir, usia biologis mencerminkan kondisi kesehatan fungsi tubuh yang sebenarnya.
Dampak Teman Toksik terhadap Kesehatan
Dari data yang terkumpul, ditemukan fakta bahwa sebanyak 28,8 persen responden mengaku memiliki minimal satu orang toksik di hidup mereka. Sekitar 10 persen di antaranya harus menghadapi dua orang toksik atau lebih. Kelompok perempuan dilaporkan lebih banyak terjebak hubungan yang bermasalah dibandingkan laki-laki.
Temuan yang paling mengejutkan dari riset ini ialah adanya korelasi langsung antara jumlah orang toksik dengan kecepatan penuaan. Setiap kehadiran satu orang yang membawa pengaruh buruk di lingkaran sosial dikaitkan dengan percepatan penuaan biologis sebesar 1,5 persen. Mereka yang memiliki hubungan toksik memiliki usia biologis sembilan bulan lebih tua dibandingkan orang seusianya yang memiliki lingkungan sosial sehat.
Menariknya, dampak penuaan ini jauh lebih agresif jika orang toksik tersebut berasal dari lingkaran keluarga inti atau teman dekat. Selain membuat sel-sel tubuh menua lebih cepat, paparan stres dari hubungan yang tidak sehat ini juga terbukti meningkatkan kadar peradangan di dalam tubuh.
Oleh karena itu, penting untuk memilih lingkaran sosial yang sehat dan mendukung. Jika Anda merasa memiliki teman toksik, jangan ragu untuk membatasi interaksi dengan mereka atau mencari bantuan dari profesional jika diperlukan.














Leave a Reply