Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Pemecatan Kepala Badan Gizi Nasional
Sehari setelah Presiden Prabowo mencopot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, sebuah acara besar diadakan di Sentul untuk menghadirkan para pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG). Acara ini menunjukkan bahwa MBG tidak akan dibatalkan dan masyarakat terpuaskan dengan pemecatan dan penangkapan kepala BGN beserta dua wakilnya.
Upaya Pengawasan Mutu MBG
Presiden Prabowo Subianto berusaha meningkatkan mutu MBG dengan mengontrol kualitas makanan yang disajikan. Ia menekankan bahwa telur tidak boleh didadar dan harus direbus, serta tidak boleh dipotong dua atau tiga. Ia juga menyarankan agar telur difoto untuk memastikan kualitasnya. Selain itu, Presiden Prabowo juga menetapkan standar potongan ayam, yaitu antara 10 sampai 12 potong tergantung besar-kecil ayamnya.
Fokus MBG ke Depan
Fokus MBG ke depan adalah meningkatkan kualitas makanan dan mengurangi biaya. Presiden Prabowo berharap bahwa dengan meningkatkan kualitas makanan, MBG dapat menjadi pendorong bergeraknya ekonomi di desa. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah, peternak, dan distributor untuk memastikan ketersediaan makanan yang berkualitas.
Portal Berita Lakpesdam Terkini – 06 Juni 2026 | MBG terlihat akan jalan terus, dengan anggaran yang dibelanjakan sudah terlalu besar. Ekosistem sudah mulai terbentuk meski masih di tahap awalnya. Perbaikan terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas makanan dan mengurangi biaya. Dengan demikian, MBG dapat menjadi program yang efektif dan bermanfaat bagi masyarakat. Dudung Bantah Keterlibatan Dapur MBG, Meski Mengaku Komun…














Leave a Reply