Portal Berita Lakpesdam Terkini – 04 Juli 2026 | Pemerintah Provinsi Jambi saat ini melakukan kajian pengusulan rekrutmen CPNS 2026 formasi guru dan dokter spesialis ke Kementerian PANRB.
Latar Belakang Kekurangan Guru dan Dokter
Jambi mengalami kekurangan guru dan dokter, terutama di bidang studi tertentu dan dokter spesialis. Gubernur Jambi Al Haris mengatakan bahwa Badan Kepegawaian Daerah (BKD) masih mengkaji peluang membuka rekrutmen CPNS.
Dia menyampaikan bahwa jika ada peluang, Pemprov Jambi lebih fokus menambah formasi yang masih kurang, seperti guru bidang studi tertentu dan dokter spesialis. “Tentu penambahannya pada kebutuhan yang wajib, misalnya guru yang pensiun dan belum ada penggantinya. Dokter spesialis bedah jantung,” katanya.
Pertimbangan Anggaran
Gubernur Al Haris mengaku belum bisa memutuskan untuk mengusulkan rekrutmen CPNS ke pemerintah pusat, karena mempertimbangkan APBD. “Kami khawatir anggaran membengkak untuk belanja pegawai, dan menyebabkan kesulitan membangun daerah,” ujarnya.
Penataan PPPK
Sebelumnya, Sekda Jambi Sudirman menyampaikan pemerintah provinsi lebih fokus dalam penataan PPPK. Dia mengaku pemerintah daerah diberi tanggung jawab besar oleh pusat, untuk menyelesaikan status tenaga honorer.
Jumlah tenaga honorer saat ini di Jambi, ada 6.438 pegawai yang rencananya akan dialihkan statusnya menjadi PPPK paruh waktu. “Pembatasan rekrutmen untuk efisiensi anggaran. Kami memiliki tanggung jawab menyelesaikan PPPK,” ucapnya.
Di Jambi, penataan PPPK menjadi prioritas untuk memastikan bahwa tenaga honorer dapat memiliki status yang jelas dan memperoleh hak-hak yang sesuai. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memenuhi kebutuhan masyarakat.














Leave a Reply