Portal Berita Lakpesdam Terkini – 27 Juni 2026 | Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto baru-baru ini menolak kehadiran program MBG di kampus mereka. Keputusan ini disambut hangat oleh beberapa kalangan, terutama mereka yang menyatakan keberatan dengan kehadiran program tersebut.
Latar Belakang
Kontroversi seputar program MBG telah menjadi topik perdebatan hangat di kalangan masyarakat, terutama di kalangan akademisi dan aktivis. Banyak yang menyatakan bahwa program ini memiliki potensi untuk mempengaruhi proses pembelajaran dan mengancam independensi kampus.
Tanggapan Wapres Gibran Rakabuming Raka
Wapres Gibran Rakabuming Raka telah menyatakan dukungannya terhadap program MBG, bahkan mengajak mahasiswa Unsoed untuk bergabung dalam kunjungan kerja. Namun, langkah ini justru memicu kemarahan dan perlawanan dari mahasiswa dan civitas akademika Unsoed.
Reaksi Mahasiswa dan Civitas Akademika
Mahasiswa Unsoed Purwokerto melakukan aksi protes pada Senin, 22 Juni, dengan mendatangi gedung Rektorat Unsoed. Mereka menuntut independensi kampus dan menolak kehadiran program MBG. Rektor Unsoed, Prof Akhmad Sodiq, akhirnya menandatangani dan membacakan pernyataan sikap menolak masuknya program MBG dan Kopdes Merah Putih ke lingkungan kampus.
Analisis
Keputusan Unsoed untuk menolak program MBG dapat dilihat sebagai langkah tegas untuk mempertahankan independensi kampus. Hal ini juga menunjukkan bahwa civitas akademika Unsoed tidak dapat dibeli oleh kepentingan politik atau kekuasaan. Kader PDIP, Guntur Romli, menyebut keputusan ini sebagai “tamparan keras” bagi Wapres Gibran Rakabuming Raka, yang dinilai telah salah membaca marwah perguruan tinggi.
Keputusan Unsoed ini juga dapat dilihat sebagai contoh nyata dari prinsip tri dharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan menolak program MBG, Unsoed menegaskan komitmennya untuk mempertahankan integritas dan independensi kampus, serta memprioritaskan kepentingan mahasiswa dan masyarakat.
Kesimpulan
Keputusan Unsoed untuk menolak program MBG merupakan langkah penting untuk mempertahankan independensi kampus dan memprioritaskan kepentingan mahasiswa dan masyarakat. Hal ini juga menunjukkan bahwa civitas akademika Unsoed tidak dapat dibeli oleh kepentingan politik atau kekuasaan. Keputusan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kampus-kampus lain untuk mempertahankan integritas dan independensi mereka.














Leave a Reply