Temuan BPK dan Reaksi Kepala Sekolah
Portal Berita Lakpesdam Terkini – 15 Juni 2026 | Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah melakukan pemeriksaan terhadap pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sulawesi Selatan. Hasil pemeriksaan tersebut menyebabkan 326 kepala sekolah di daerah tersebut berencana mengundurkan diri. Keputusan ini diduga akibat temuan BPK mengenai pengelolaan dana BOS yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Tanggapan dari Komisi E DPRD Sulsel
Komisi E DPRD Sulsel mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) untuk menghentikan proses penandatanganan surat pengunduran diri para kepala sekolah. Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Andi Tenri Indah, meminta persoalan tersebut diselesaikan secara terbuka agar tidak memunculkan dugaan tekanan terhadap para kepala sekolah menjelang tahun ajaran baru dan penerimaan murid baru 2026/2027.
Andi Tenri juga menyatakan bahwa persoalan tersebut seharusnya sudah selesai karena para kepala sekolah telah menindaklanjuti rekomendasi BPK dengan mengembalikan kerugian yang ditemukan. Ia menegaskan bahwa temuan BPK sudah dikembalikan oleh kepala sekolah dan diakui oleh Kepala Dinas Pendidikan.
Pandangan dari Kepala Dinas Pendidikan Sulsel
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Najamuddin, membantah adanya tuduhan penggelapan dana BOS. Menurutnya, hingga kini tidak ada hasil pemeriksaan yang menyatakan adanya tindak pidana korupsi. Iqbal juga menjelaskan bahwa evaluasi terhadap para kepala sekolah masih berlangsung dan melibatkan Disdik, Inspektorat, dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Iqbal menambahkan bahwa adanya pertimbangan agar kepala sekolah yang dinilai bermasalah memilih mengundurkan diri dibanding diberhentikan karena pelanggaran berat. Jika diberhentikan karena pelanggaran berat, pasti ada catatan buruk, tetapi jika mundur atas permintaan sendiri, tidak ada catatan.
Statistik dan Data
| Kategori | Jumlah |
|---|---|
| Tahap Pertama | 128 |
| Tahap Kedua | 198 |
| Total | 326 |
Berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP), terdapat 128 kepala sekolah pada tahap pertama dan 198 kepala sekolah pada tahap kedua yang disebut diminta mengajukan pengunduran diri. Totalnya mencapai 326 kepala sekolah SMA dan SMK di Sulsel.














Leave a Reply