Portal Berita Lakpesdam Terkini – 13 Juli 2026 | Kasus pemerkosaan anak di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, masih menjadi perhatian serius dari pihak berwenang. Dari total 27 tersangka yang telah ditetapkan, baru 12 orang berhasil ditangkap, sementara sisanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menegaskan bahwa negara tidak boleh memberi ruang bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak.
Latar Belakang Kasus
Kasus ini bermula pada Februari 2026 saat korban berada seorang diri di kawasan Jalan Suhadak, Kota Sampang. Korban diduga dibujuk, diancam, dipaksa, bahkan dicekoki minuman keras sebelum mengalami kekerasan seksual di 3 lokasi berbeda, yakni di Desa Panggung, Desa Astapah, dan Desa Madupat.
Tanggapan Pemerintah
Menteri Arifah Fauzi meminta seluruh tersangka yang masih buron segera ditangkap agar proses hukum berjalan tuntas. "Kami mengapresiasi langkah cepat aparat penegak hukum. Tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak. Setiap pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum," ujar Arifah.
Upaya Penanganan Kasus
Pihak KemenPPPA memastikan terus mengawal penanganan kasus pemerkosaan di Sampang tersebut. Dalam kasus ini, pihaknya berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Sampang, UPTD PPA, aparat penegak hukum, dan berbagai lembaga terkait. Hal ini untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan maksimal.
Selain mendampingi proses hukum, pihaknya juga memastikan korban memperoleh layanan psikologis, pendampingan hukum, layanan kesehatan, hingga pemulihan psikososial secara berkelanjutan.
Penyebaran Informasi
Kapolres Sampang AKBP Hartono menegaskan identitas seluruh pelaku yang masih buron telah dikantongi penyidik dan pengejaran terus dilakukan. "Ke-12 tersangka yang kami tangkap merupakan bagian dari total 27 pelaku, sementara 15 pelaku lainnya dalam pengejaran. Identitas para pelaku yang masih buron sudah kami kantongi dan akan terus kami lakukan pengejaran," beber Hartono.
Dengan demikian, diharapkan kasus ini dapat segera terungkap dan para pelaku dapat segera ditangkap dan diadili. Pemerintah dan masyarakat harus terus berupaya untuk mencegah kasus-kasus serupa dan memberikan perlindungan yang maksimal kepada korban.














Leave a Reply