Portal Berita Lakpesdam Terkini – 22 Mei 2026 | Merebaknya wabah hantavirus dan ebola sudah seharusnya menjadi alarm keras bagi dunia. Meski sistem respons terhadap krisis kesehatan masyarakat telah menunjukkan peningkatan, kesadaran global dalam mengantisipasi risiko pandemi dinilai masih lemah.
Pengawasan dan Deteksi Dini
Peringatan ini disampaikan oleh pakar pandemi Helen Clark. Enam tahun setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan pandemi covid-19, upaya global dalam merombak manajemen krisis kesehatan memang mulai membuahkan hasil. Hal itu terlihat dari penanganan yang lebih cepat terhadap wabah hantavirus dan ebola belakangan ini.
"Peraturan kesehatan internasional yang baru ini terbukti berhasil," ujarnya. Clark mengapresiasi cepatnya reaksi dunia saat peringatan wabah ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan penanganan kasus hantavirus yang terdeteksi di kapal pesiar MV Hondius di Samudra Atlantik.
Tantangan Terbesar
Namun, Clark menilai tantangan terbesar saat ini justru berada di hulu, yaitu cara mengidentifikasi risiko sebelum wabah menyebar. Menurut Clark, dunia membutuhkan lebih banyak pengetahuan tentang kesiapan berbasis risiko. "Masalah mendasar seperti sistem pengawasan dan deteksi dini kita belum sampai di tahap yang ideal," katanya.
Celah Penanganan
Clark membeberkan celah penanganan pada kedua wabah tersebut. Wabah hantavirus yang menewaskan tiga orang di kapal pesiar MV Hondius sebenarnya sudah diketahui endemik di wilayah Argentina (tempat kapal tersebut berangkat). "Namun, kita tidak yakin seberapa banyak informasi yang diketahui pihak kapal yang rutin berlayar dari sana," kata Clark.
Sementara itu, wabah ebola di DRC diduga telah menewaskan lebih dari 130 orang. Ironisnya, virus ini sempat menyebar tanpa terdeteksi selama berminggu-minggu karena alat tes awal hanya difokuskan pada galur lain, sehingga terus menunjukkan hasil negatif.
Clark pun mendesak adanya penyelidikan menyeluruh terhadap rangkaian peristiwa ini guna mengevaluasi kapasitas medis yang sebenarnya dibutuhkan di lapangan. Clark menilai pentingnya solidaritas global karena kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama di era modern. "Kita harus mencari cara untuk membiayai kesiapsiagaan dan respons kesehatan yang mencerminkan kepentingan bersama," tuturnya.














Leave a Reply