Portal Berita Lakpesdam Terkini – 25 Mei 2026 | Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepulauan Riau (Kepri) Sinar Danandjaya membagikan tips mengatur pengeluaran bulanan bagi masyarakat. Sinar mengatakan rasio pengelolaan keuangan pendapatan per bulan yang ideal adalah 10-20-30-40.
Pengeluaran Bulanan yang Ideal
Bagi warga yang punya penghasilan Rp 10 juta per bulan, yakni pengeluaran 10 persen atau Rp 1 juta untuk kebutuhan sosial. Kebutuhan sosial tersebut, yakni membayar zakat, sedekah, hingga membantu keluarga.
Kemudian, 20 persen atau Rp 2 juta untuk menabung dan investasi, misalnya pendidikan. Berikutnya, 30 persen atau Rp 3 juta untuk membayar angsuran pinjaman. Warga harus memastikan kemampuan melunasi utang, tidak boleh melebihi 30 persen pendapatan.
Mengatur Utang dengan Bijak
Terakhir, 40 persen atau Rp 4 juta untuk kebutuhan bulanan rumah tangga yang mencakup makan-minum, belanja, transportasi, hingga listrik. “Warga benar-benar mengatur gaya hidup. Jika pendapatan Rp 10 juta, dana gaya hidupnya maksimal Rp 4 juta,” katanya.
Sinar mengingatkan warga lebih bijak dalam mengajukan utang pada era digital, dengan beragam kemudahannya. Dia mengatakan utang harus digunakan untuk kebutuhan produktif, misalnya pengembangan usaha, investasi pendidikan, dan kebutuhan mendesak.
Utang yang Tidak Perlu
“Hindari utang untuk gaya hidup berlebih, konsumsi yang tidak perlu, judi online atau judol,” ucapnya. Utang yang tidak perlu hanya akan menambah beban keuangan dan mengurangi kemampuan untuk menabung dan investasi.
Oleh karena itu, penting untuk mengatur keuangan bulanan dengan bijak dan tidak lupa menabung. Dengan demikian, kita dapat mencapai tujuan keuangan dan meningkatkan kualitas hidup.
| Pengeluaran | Persen | Jumlah |
|---|---|---|
| Kebutuhan Sosial | 10% | Rp 1.000.000 |
| Menabung dan Investasi | 20% | Rp 2.000.000 |
| Angsuran Pinjaman | 30% | Rp 3.000.000 |
| Kebutuhan Bulanan | 40% | Rp 4.000.000 |














Leave a Reply