Portal Berita Lakpesdam Terkini – 13 Mei 2026 | Para penumpang kapal pesiar MV Hondius yang baru saja dilanda wabah hantavirus kini tengah dievakuasi ke negara asal masing-masing. Langkah ini diambil untuk memastikan mereka mendapatkan isolasi yang ketat dan perawatan medis bagi yang membutuhkan.
Penyebaran Wabah
Sejauh ini, sembilan kasus telah diidentifikasi, tujuh di antaranya terkonfirmasi melalui tes. Wabah ini telah menyebabkan tiga orang meninggal dunia, baik saat masih berada di atas kapal maupun setelah melakukan perjalanan. Kapal tersebut diketahui bertolak dari Argentina sekitar sebulan yang lalu.
Upaya pelacakan kontak besar-besaran pun sedang dilakukan. Sebanyak 14 warga Spanyol menjalani karantina wajib di rumah sakit militer di Madrid. Ada 20 warga Inggris diisolasi di Rumah Sakit Arrowe Park, Merseyside, sebelum melanjutkan isolasi mandiri di rumah selama 42 hari.
Gejala dan Penularan
Beberapa penumpang asal Amerika Serikat dan Prancis mulai menunjukkan gejala ringan serta telah ditempatkan dalam unit pengaman biologis pesawat saat proses repatriasi. Meski hantavirus terdengar mengkhawatirkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut hal ini bukan awal dari pandemi baru.
Dr. Maria Van Kerkhove dari WHO menjelaskan karakteristik hantavirus sangat berbeda dengan covid-19 atau influenza. "Penyebarannya sangat berbeda. Hantavirus bukan penyakit yang sangat menular seperti campak," ujarnya.
| Gejala | Penjelasan |
|---|---|
| Demam | Gejala umum yang muncul pada tahap awal |
| Kelelahan | Gejala yang dapat menyertai demam |
| Nyeri otot | Gejala yang dapat muncul bersamaan dengan demam |
| Mual dan muntah | Gejala gastrointestinal yang umum |
| Sakit perut | Gejala yang dapat muncul akibat infeksi |
| Sesak napas | Gejala yang dapat muncul pada tahap yang lebih serius |
Tindakan Pencegahan
WHO menetapkan periode isolasi mandiri yang cukup lama bagi para penumpang untuk memastikan tidak ada penyebaran lebih lanjut ke masyarakat umum. Hingga saat ini, belum ada pengobatan khusus untuk hantavirus. Namun, tes diagnosis sudah tersedia dan dukungan medis dini di rumah sakit terbukti bisa meningkatkan angka harapan hidup pasien secara signifikan dengan menangani gejala yang muncul.
Strain Andes yang ditemukan pada wabah ini memang memungkinkan penularan dari manusia ke manusia melalui kontak fisik yang sangat dekat, tetapi risiko penyebaran secara global dinilai tetap sangat rendah. Hantavirus umumnya berasal dari hewan pengerat. Para ahli menduga infeksi bermula saat kapal mengunjungi daerah satwa liar terpencil atau terpapar sebelum keberangkatan. Polri Bangun 1.500 SPPG untuk Mendukung Program Makan Ber… Tips Tidak Mudah Sakit, Jaga Pola Makan dan Memenuhi Wakt…















Leave a Reply