Latar Belakang
Portal Berita Lakpesdam Terkini – 29 Juni 2026 | Kepala Bidang Sosial Politik BEM UI, Muhammad Hafizh Hernanda, merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku tahu siapa di balik demo bayaran. Hafizh menyoroti pernyataan Prabowo yang hanya mengaku tahu siapa yang membayar aksi unjuk rasa, tetapi tidak menyampaikan sosok yang dimaksud.
“Masalahnya hanya bicara ‘tahu’ saja, tetapi tidak memberitahukan (sosoknya). Ini membuat rakyat berasumsi liar,” katanya. Dia menilai seharusnya hal tersebut tidak terjadi. Menurutnya, komunikasi pemimpin yang baik adalah jelas, runut, dan solutif.
Analisis
“Ini justru tidak jelas, tidak runut, dan membuat masalah. Masalahnya, bisa berujung kepada konflik horizontal,” tuturnya. Hafizh menyinggung mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) yang melakukan aksi dan membuat pengakuan mendapat uang dari oknum aparat.
“Apa (mahasiswa UBK) itu yang dimaksud Pak Prabowo? Kita tidak tahu. Dia (Prabowo) menyebut sesuatu yang abstrak,” ujarnya. Dia juga mengungkapkan BEM UI akan terus menggelar aksi, jika tuntutan dalam demonstrasi pertengahan Juni 2026, tidak direalisasikan.
Tuntutan BEM UI
Tuntutan yang diusung BEM UI, yakni menghentikan pemborosan APBN, menurunkan harga bahan pokok dan BBM. Kemudian, menghapus program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Kopdes Merah Putih (KDMP), menghentikan militerisme di sipil, serta menuntut Prabowo dan Gibran mengakui kesalahan.
Hafizh mengatakan BEM UI terus menyusun strategi untuk menggelar aksi yang berlipat ganda di Bundaran HI. “Kami terus berstrategi, siap-siap saja nanti. Rakyat akan merebut kembali Bundaran HI. Bukan lagi mahasiswa, melainkan rakyat,” ucapnya.
Konflik Horizontal
Pernyataan Prabowo tentang demo bayaran berisiko memicu konflik horizontal di masyarakat. Hal ini karena pernyataan tersebut dapat memicu kecurigaan dan ketidakpercayaan di antara masyarakat.
Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mencegah konflik horizontal dan mempromosikan kesadaran serta pemahaman yang lebih baik di antara masyarakat. Dengan demikian, dapat diharapkan bahwa masyarakat dapat lebih bijak dan tidak terjebak dalam konflik yang tidak perlu.














Leave a Reply