Portal Berita Lakpesdam Terkini – 11 Juni 2026 | Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) telah memasuki babak baru dengan ditetapkannya Faunaland sebagai pengelola baru destinasi ikonik ini. Langkah ini menandai dimulainya fase transisi dan revitalisasi menyeluruh untuk menghidupkan kembali ruang konservasi, edukasi, serta tempat rekreasi yang telah melekat di hati warga Kota Bandung selama puluhan tahun.
Awal Mula Perubahan
Keputusan strategis ini diharapkan menjadi pijakan kuat demi mewujudkan masa depan Bandung Zoo yang berkelanjutan dan ramah satwa. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut positif kehadiran pengelola baru ini sebagai angin segar bagi pemulihan fungsi kebun binatang kebanggaan warga.
CEO Faunaland, Danny Gunalen, mengatakan mandat ini merupakan tanggung jawab besar. Danny menilai Bandung Zoo memiliki esensi yang jauh lebih dalam daripada sekadar objek wisata komersial. “Bandung Zoo sudah menjadi rumah bagi satwa sekaligus media untuk memupuk kesadaran publik akan pentingnya menjaga alam,” ucapnya.
Agenda Revitalisasi
Seluruh agenda revitalisasi akan berpusat pada kesejahteraan satwa (animal welfare), konservasi, dan edukasi. Faunaland bakal melakukan audit total terhadap kondisi lingkungan, fasilitas penunjang, tata kelola operasional, dan kesehatan koleksi satwa. Data hasil peninjauan ini nantinya akan digunakan sebagai cetak biru program renovasi dan penentuan jadwal pembukaan kembali.
| No | Aspek | Deskripsi |
|---|---|---|
| 1 | Kesejahteraan Satwa | Fokus pada peningkatan kualitas hidup satwa |
| 2 | Konservasi | Upaya pelestarian dan perlindungan satwa |
| 3 | Edukasi | Pemberian pengetahuan tentang pentingnya konservasi dan pelestarian alam |
Kerja Sama Internasional
Tak tanggung-tanggung, Faunaland menggandeng jejaring konservasi global guna mendongkrak kualitas pengelolaan, yakni Vantara India dan Bin Zayed Conservation Foundation dari Uni Emirat Arab (UEA). Kerja sama internasional ini difokuskan pada peningkatan kapasitas perlindungan satwa, standar kelayakan habitat, dan adopsi praktik terbaik dunia.
“Kolaborasi global ini dilakukan bukan untuk mengubah identitas asli Bandung Zoo, melainkan untuk memperkuat mutunya,” tutur Danny. Dengan demikian, Bandung Zoo diharapkan dapat segera kembali beroperasi dan menjadi destinasi wisata yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga edukatif dan ramah satwa.














Leave a Reply