Portal Berita Lakpesdam Terkini – 19 Juni 2026 | Anggota Komisi VI DPR Mufti Anam menyatakan bahwa pemerintah harus segera mengambil kebijakan penurunan harga BBM, mengingat harga minyak dunia yang terus menurun. Penurunan harga minyak dunia ini telah berlangsung selama beberapa waktu terakhir, dengan penurunan sekitar empat persen dalam perdagangan pada Senin (15/6).
Latar Belakang Penurunan Harga Minyak Dunia
Permintaan Kepada Pemerintah
Mufti Anam mengingatkan pemerintah agar tidak menerapkan standar berbeda dalam memutuskan kebijakan mengenai energi. Ia menyatakan bahwa logika kebijakan pemerintah harus konsisten, tidak boleh berlaku satu arah. Pada saat harga minyak naik, harga BBM cepat menyesuaikan, tetapi saat harga turun, muncul berbagai alasan. Mufti Anam menekankan bahwa harga BBM mempunyai dampak luas terhadap kehidupan rakyat, karena berpengaruh pada sejumlah sektor ekonomi, seperti tarif transportasi, biaya logistik, harga pangan, biaya produksi UMKM, hingga aktivitas ekonomi.
Tuntutan Transparansi
Mufti Anam menyampaikan bahwa pemerintah dan Pertamina harus segera mengevaluasi harga BBM dengan transparan. Jika ada ruang penurunan, jangan ditunda. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus mempertimbangkan kepentingan rakyat dan memastikan bahwa kebijakan yang diambil dapat membawa manfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, diharapkan bahwa penurunan harga BBM dapat segera dilaksanakan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
Penyesuaian harga BBM yang transparan dan tepat waktu akan membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan memperkuat perekonomian negara. Oleh karena itu, pemerintah harus segera mengambil tindakan yang efektif untuk menurunkan harga BBM dan memastikan bahwa kebijakan ini dapat membawa manfaat bagi rakyat Indonesia.













Leave a Reply