Portal Berita Lakpesdam Terkini – 11 Juni 2026 | Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago merespons kondisi keuangan BPJS Kesehatan yang tekor hingga Rp 2 triliun per bulan. Politikus Partai NasDem itu mengusulkan penggunaan sebagian dana penerimaan cukai rokok untuk pembiayaan BPJS Kesehatan.
Latar Belakang Masalah
BPJS Kesehatan merupakan program jaminan kesehatan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah untuk memastikan bahwa semua warga negara memiliki akses ke layanan kesehatan yang memadai. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, BPJS Kesehatan telah mengalami kesulitan keuangan yang serius. Salah satu penyebab utama kesulitan keuangan ini adalah karena banyaknya peserta yang tidak mampu membayar iuran.
Usulan Penggunaan Dana Cukai Rokok
Irma mengatakan bahwa salah satu solusi yang bisa dipertimbangkan untuk mengatasi kesulitan keuangan BPJS Kesehatan adalah dengan menggunakan sebagian dana penerimaan cukai rokok. Menurutnya, dana dari cukai rokok bisa dimaksimalkan untuk membantu menjaga keberlanjutan jaminan kesehatan nasional.
Keakuratan Data Peserta PBI
Masalah utama yang harus segera diperbaiki adalah akurasi data peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Irma mengatakan bahwa data penema PBI harus akurat, sehingga bantuan iuran bisa tepat sasaran. Menurutnya, warga miskin memang tanggung jawab negara, dan karena itu, data penema PBI harus akurat.
Kebijakan Berdasar Desil Kesejahteraan
Irma juga menyinggung kebijakan berdasar desil kesejahteraan. Menurutnya, kebijakan ini berdampak pada warga kurang mampu, yang justru kehilangan status kepesertaan bantuan. Irma mengatakan bahwa kasihan warga miskin yang punya penyakit katastropik, jika kepesertaannya dinonaktifkan.
Irma mendorong pemerintah mencari dana tambahan untuk menguatkan pembiayaan BPJS Kesehatan. Menurutnya, salah satu yang bisa dipertimbangkan adalah pemanfaatkan penerimaan cukai rokok. Dengan demikian, diharapkan BPJS Kesehatan bisa terus beroperasi dan memberikan layanan kesehatan yang memadai kepada masyarakat.














Leave a Reply