Portal Berita Lakpesdam Terkini – 06 Juni 2026 | Langkah sterilisasi lokasi ledakan dan pencarian 3 korban bom bekas Perang Dunia (PD) II di Biak, Papua, terhambat air laut pasang. Kondisi tersebut membuat tim penjinak bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Papua belum bisa bekerja maksimal di area ledakan di kawasan pesisir kompleks perikanan Biak.
Latar Belakang
Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan mengungkapkan sterilisasi lokasi saat ini baru mencapai sekitar 75 persen. Dia menyebut penyebabnya adalah kondisi air laut pasang selama berjam-jam. Akibatnya, sejumlah titik berbahaya di sekitar lokasi belum dapat diperiksa secara menyeluruh.
"Sterilisasi terkendala cuaca, air laut mengalami pasang hingga pukul 15.00 WIT sehingga tidak bisa dilakukan maksimal," kata Ari.
Dampak Ledakan
Ledakan bom bekas PD II di kompleks perikanan Jalan Wolter Monginsidi, Biak, menyebabkan 6 orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia adalah Deflin Raubaba (41), Moris Raubaba (24), Karmila Ayorbaba (25), Mina Puadi (51), serta 2 anak Israel Raubaba (7), dan Isril Raubaba (5).
Adapun 3 warga yang hingga kini masih belum ditemukan adalah Yulianus Raubaba (26), Lae Madura (45), dan Abis Marandof (27).
Tindakan Penyelamatan
Tim gabungan belum bisa masuk ke seluruh area yang diduga menjadi lokasi korban karena masih berstatus zona berbahaya. "Bila sudah dinyatakan bersih, pencarian dilakukan di sekitar TKP yang masuk kategori ring 1," terang Kapolres.
Kapolres mengungkapkan tim Jibom belum bisa memastikan seluruh kawasan benar-benar aman dari kemungkinan adanya sisa bahan peledak lain. Hal ini membuat pencarian 3 warga yang hingga kini masih dinyatakan hilang belum bisa dilakukan maksimal.
Untuk mempercepat proses pencarian, tim gabungan berencana untuk melakukan penyisiran lebih lanjut di area yang telah dinyatakan aman. Namun, hal ini masih tergantung pada kondisi cuaca dan air laut pasang.
Penanganan Korban
Selain melakukan pencarian, tim gabungan juga melakukan penanganan korban yang telah ditemukan. Korban yang meninggal dunia telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi dan identifikasi.
Sementara itu, korban yang masih hilang terus dicari oleh tim gabungan. Keluarga korban juga terus berharap agar korban yang masih hilang dapat ditemukan dan dibawa pulang dengan selamat.
Untuk mendukung upaya penyelamatan, masyarakat juga dapat berpartisipasi dengan menyumbangkan bantuan dan dukungan moral kepada keluarga korban dan tim gabungan.
| Nama Korban | Usia |
|---|---|
| Deflin Raubaba | 41 |
| Moris Raubaba | 24 |
| Karmila Ayorbaba | 25 |
| Mina Puadi | 51 |
| Israel Raubaba | 7 |
| Isril Raubaba | 5 |
Dengan demikian, upaya penyelamatan dan pencarian korban dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien. Semoga korban yang masih hilang dapat ditemukan dengan selamat dan keluarga korban dapat mendapatkan kepastian tentang nasib korban.














Leave a Reply