Portal Berita Lakpesdam Terkini – 31 Mei 2026 | Badan Geologi memastikan tidak ada indikasi gas vulkanik berbahaya di kawasan wisata Glamping Posong, Temanggung, Jawa Tengah, menyusul insiden sekeluarga meninggal dunia saat camping.
Latar Belakang Kejadian
Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan pihaknya melakukan pengecekan lapangan dan pengukuran konsentrasi gas untuk memastikan kondisi lingkungan di sekitar lokasi kejadian. “Berdasarkan hasil pengukuran sementara di lokasi pengecekan, tidak terindikasi adanya konsentrasi gas vulkanik berbahaya di area pengukuran,” kata dia.
Hasil Pengukuran Gas
Lana menjelaskan pengukuran dilakukan menggunakan alat detektor gas untuk mengetahui kemungkinan adanya pengaruh gas vulkanik dari Gunung Sindoro maupun gas alam. Hasilnya, di sejumlah tempat menunjukkan konsentrasi karbon dioksida (CO2) sebesar 0,03 persen, hidrogen sulfida (H2S), sulfur dioksida (SO2), dan karbon monoksida (CO) terpantau 0 ppm.
Analisis Lanjutan
Lana membeberkan aktivitas Gunung Sindoro berada pada tingkat Normal atau Level I. “Vegetasi di sekitar lokasi teramati dalam kondisi normal serta tidak menunjukkan indikasi kerusakan akibat paparan gas berbahaya,” beber dia. Sebelumnya, Polres Temanggung menangani kematian 4 orang merupakan sekeluarga meninggal dunia saat camping di sana, pada Rabu (27/5). Para korban diduga menghirup gas berbahaya sehingga polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dan pengujian laboratorium forensik.
Hal ini dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab korban meninggal dunia. Dengan hasil pengukuran yang menunjukkan tidak adanya gas berbahaya, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Pihak berwenang berharap dapat segera menemukan jawaban atas insiden ini dan memberikan kepastian kepada keluarga korban serta masyarakat.













Leave a Reply