Portal Berita Lakpesdam Terkini – 04 Juni 2026 | Politikus PDIP Mohmad Guntur Romli menilai klaim Seskab Teddy Indra Wijaya soal biaya pribadi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan luar negeri, sulit dipercaya.
Latar Belakang
Guntur Romli mengatakan jika Prabowo ikut menanggung biaya kunjungan luar negeri, publik berhak mengetahui nominalnya. “Berapa nominalnya? Berapa persen dari total biayanya. Ini sudah satu setengah tahun berjalan. Namun, transparansi nihil,” katanya.
Kritik terhadap Pemerintah
Dia mengungkapkan rakyat disuguhi fakta operasional yang super mewah dalam kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto. Fakta yang dimaksud, yakni kamar hotel, flexing, hingga penggunaan dua pesawat saat kunjungan ke Filipina. “Satu pesawat untuk rombongan Presiden, dan satu pesawat khusus mengangkut Mobil Maung,” tuturnya.
Transparansi dan Akuntabilitas
Guntur Romli juga menyoroti pernyataan Teddy yang hanya mengungkap jumlah rombongan Presiden dalam kunjungan kerja ke satu negara. “Tidak adanya rincian anggaran yang jelas dan audit terbuka, klaim pakai dana pribadi itu sulit dipercaya,” ujarnya. Dia mengatakan pernyataan Teddy soal penggunaan uang pribadi Prabowo itu, justru memperkuat dugaan adanya pemborosan yang ditutupi.
“Hal yang harus diingat, transparansi itu bukan pilihan. Namun, kewajiban mutlak demi menjaga marwah dan kedaulatan anggaran negara,” ucapnya. Sebagai warga negara, kita berhak mengetahui bagaimana anggaran negara digunakan dan bagaimana keuangan negara dikelola. Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas sangat penting dalam pemerintahan.













Leave a Reply