Portal Berita Lakpesdam Terkini – 01 Juni 2026 | Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal menyarankan Presiden Prabowo Subianto untuk memanfaatkan video call daripada melakukan kunjungan luar negeri. Menurut Dino, Presiden Prabowo menjadi kepala negara yang paling sering melakukan perjalanan ke luar negeri. Dalam enam hari, Presiden Prabowo menghabiskan satu hari di luar negeri.
Kunjungan Luar Negeri yang Boros
Dino menjelaskan bahwa kunjungan Kepala Negara ke luar negeri menelan biaya yang sangat besar. Biaya tersebut termasuk biaya rombongan tim pendahulu, pesawat, hotel, logistik, konsumsi, protokoler, pengamanan, dan uang harian delegasi. Dalam satu perjalanan Kepala Negara ke luar negeri, biaya yang dikeluarkan bisa mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah.
Alternatif Video Call
Dino menyarankan Presiden Prabowo untuk memanfaatkan video call, zoom call, atau telepon, dalam menjaga komunikasi dengan pemimpin dunia. Dino menjelaskan bahwa dalam satu kunjungan kerja bilateral, biasanya berpusat pada satu pembicaraan yang berlangsung 1 jam atau paling lama 2 jam. Sisanya adalah basa-basi, jamuan, dan seremonial yang tidak perlu.
Penghematan Biaya
Dino mengatakan bahwa video call akan menghemat ratusan miliar rupiah dari perjalanan ke luar negeri. Hasilnya, dari segi substansi juga kurang lebih sama. Penghematan ini menjawab persepsi sebagai warga yang menilai kunjungan ke luar negeri cenderung boros.
Dino Patti Djalal juga menambahkan bahwa masih sangat mungkin dalam 18 bulan ke depan, Presiden Prabowo terus melakukan kunjungan internasional dalam frekuensi yang sama tingginya. Oleh karena itu, Dino menyarankan Presiden Prabowo untuk mempertimbangkan alternatif video call dalam menjaga komunikasi dengan pemimpin dunia.














Leave a Reply