Portal Berita Lakpesdam Terkini – 20 Juli 2026 | Partai Golkar menyatakan bahwa mereka tetap terbuka untuk menerima mantan kader yang pernah pindah ke partai lain. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam acara Musda XI DPD I Sulsel.
Latar Belakang
Ilham Arief Sirajuddin, yang pernah menjadi kader Partai Golkar, sempat pindah ke Partai Demokrat. Namun, akhirnya dia kembali ke Partai Golkar dan berhasil terpilih menjadi ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan.
Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pemberian hak diskresi kepada Ilham Arief Sirajuddin adalah hak prerogatif Ketua Umum Golkar yang tercantum dalam aturan partai. Menurutnya, Partai Golkar adalah partai yang dewasa dan penuh fatsun, sehingga mereka tetap terbuka untuk menerima mantan kader yang pernah pindah partai lain.
Keputusan Partai Golkar
Bahlil Lahadalia memastikan bahwa Partai Golkar tetap terbuka untuk menerima mantan kader yang pernah pindah partai lain. Menurutnya, jika seseorang telah hijrah ke partai lain tetapi tidak merasa pas, maka mereka dapat kembali ke Partai Golkar.
Keputusan ini diambil berdasarkan aturan partai yang memungkinkan Ketua Umum Golkar untuk memberikan hak diskresi kepada anggota partai. Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pemberian diskresi kepada Ilham Arief Sirajuddin adalah contoh dari keputusan ini.
Dampak Keputusan
Keputusan Partai Golkar untuk menerima kembali mantan kader yang pernah pindah partai lain dapat memiliki dampak yang signifikan. Dengan membuka pintu bagi mereka yang telah hijrah ke partai lain, Partai Golkar dapat meningkatkan keanggotaan dan memperkuat posisinya dalam kancah politik.
Namun, keputusan ini juga dapat menimbulkan pertanyaan tentang integritas dan loyalitas anggota partai. Beberapa orang mungkin bertanya-tanya apakah Partai Golkar terlalu terbuka dan tidak memiliki standar yang jelas untuk menerima anggota baru.
Di sisi lain, keputusan ini juga dapat menunjukkan bahwa Partai Golkar adalah partai yang dewasa dan penuh fatsun, sehingga mereka dapat menerima kembali mantan kader yang pernah pindah partai lain. Hal ini dapat meningkatkan citra Partai Golkar dan membuat mereka lebih menarik bagi calon anggota.
Partai Golkar di Sulawesi Selatan, dahulu adalah lumbung suara utama Golkar di kawasan timur Indonesia. Namun, tergerus partai lain di Pemilu 2024. Bahlil meminta segera dilakukan Muscab kabupaten dan kota, hingga konsolidasi tingkat kecamatan maupun desa.













Leave a Reply