Gejala Dinasti Politik Jokowi
Portal Berita Lakpesdam Terkini – 09 Juli 2026 | Eks Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menyebut muncul sejumlah gejala dinasti politik Jokowi, mulai kehilangan keistimewaan. Said Didu mengatakan gejala yang pertama, adalah kembali normalnya proses penegakan hukum kasus ijazah Jokowi. Kembali normalnya proses hukum tersebut, yakni tidak ditahannya tersangka Roy Suryo dan dokter Tifa.
“Kemudian, menangnya praperadilan Roy Suryo,” katanya. Gejala yang kedua adalah terbongkarnya bobrok bisnis dua anak Jokowi, yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.
Bisnis Anak-Anak Jokowi
Sementara itu, gejala ketiga adalah munculnya penolakan terhadap safari politik Jokowi di daerah. Said Didu juga mengungkapkan sejumlah bisnis anak-anak Jokowi. Pertama, yakni milik Gibran Rakabuming Raka. Dia menyebut ada delapan perusahaan milik Gibran, yakni Chilli Pari, Markobar, Mangkokku, dan lainnya, yang di bawah perusahaan induk PT Harapan Bangsa Kita.
“Bisnis Gibran, sudah tidak terdengar lagi, bangkrut?” tuturnya. Sementara itu, bisnis Kaesang Pangarep ada 12 perusahaan, seperti Sang Pisang, TernakKopi, Siap Mas, Es Doger, dan lainnya. “Bisnis Kaesang, sebagian besar sudah bangkrut. Artinya, perusahaan tersebut memang tidak layak atau saat itu ada yang sedang ‘mencuci’,” ujarnya.
Suntikan Dana Bisnis
Said Didu juga menyinggung suntikan dana Rp 71 miliar kepada perusahaan Kaesang Pangarep, untuk bisnis es doger. “Bagaimana dengan suntikan modal bisnis lainnya?” ucapnya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bisnis anak-anak Jokowi tidak berjalan dengan baik dan mengalami kebangkrutan.
Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang kebenaran informasi yang diberikan oleh pemerintah terkait bisnis anak-anak Jokowi. Apakah benar bahwa bisnis mereka bangkrut ataukah ada yang disembunyikan oleh pemerintah? Pertanyaan ini masih memerlukan jawaban yang jelas dan transparan dari pemerintah.
Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat telah menyaksikan bagaimana bisnis anak-anak Jokowi berkembang dengan cepat. Namun, kini mereka harus menghadapi kenyataan bahwa bisnis tersebut tidak berjalan dengan baik. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan bisnis di Indonesia dan bagaimana pemerintah akan menangani masalah ini.
| No | Nama Perusahaan | Status |
|---|---|---|
| 1 | Chilli Pari | Bangkrut |
| 2 | Markobar | Bangkrut |
| 3 | Mangkokku | Bangkrut |
| 4 | Sang Pisang | Bangkrut |
| 5 | TernakKopi | Bangkrut |
| 6 | Siap Mas | Bangkrut |
| 7 | Es Doger | Bangkrut |
Dengan adanya informasi ini, diharapkan pemerintah dapat segera mengambil tindakan untuk menangani masalah bisnis anak-anak Jokowi dan memberikan penjelasan yang jelas dan transparan kepada masyarakat.















Leave a Reply