Portal Berita Lakpesdam Terkini – 06 Juli 2026 | Penunjukan asisten Raffi Ahmad, Mufli Budi Ananda, sebagai komisaris PT Krakatau Posco, perusahaan BUMN, telah menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat. Direktur Eksekutif Paramater Politik Indonesia, Adi Prayitno, mengatakan bahwa wajar jika publik mempertanyakan kapasitas, kompetensi, track record, jam terbang, profesionalitas, dan lainnya dari Mufli.
Latar Belakang Mufli Budi Ananda
Mufli Budi Ananda adalah lulusan D3 Teknik Listrik dan masih muda. Ia belum memiliki jam terbang yang cukup untuk menjabat sebagai komisaris di perusahaan negara. Adi Prayitno mengungkapkan bahwa jabatan komisaris di perusahaan negara memiliki tugas mengontrol kinerja direksi dan perusahaan, sehingga memerlukan orang yang memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai.
Fenomena di Indonesia
Adi Prayitno menyebutkan bahwa fenomena di Indonesia, sejak dulu, jabatan publik (komisaris) sering diberikan kepada orang yang memiliki preferensi kedekatan politik. Mereka yang mendapat jabatan itu biasanya adalah orang yang dianggap memiliki peran dalam pemenangan politik, misalnya pemilihan umum.
Kritik terhadap Penunjukan Mufli
Adi Prayitno menilai bahwa tidak masalah jika ada pandangan kompromistis, yakni orang yang dianggap memperjuangkan pemenangan tertentu, boleh mendapat jabatan komisaris. Namun, mereka yang ditunjuk menjadi komisaris harus dilihat dari kapasitas, pendidikan, kompetensi, rekam jejak, dan jam terbang mengelola sebuah perusahaan.
Adi Prayitno mengatakan bahwa penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai komisaris PT Krakatau Posco harus dipertanyakan karena belum jelas apakah ia memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai untuk menjabat sebagai komisaris. Ia juga mengatakan bahwa penunjukan Mufli dapat dianggap sebagai bentuk nepotisme dan kronisme yang masih sering terjadi di Indonesia.
Oleh karena itu, Adi Prayitno mengharapkan agar pemerintah dapat melakukan evaluasi terhadap penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai komisaris PT Krakatau Posco dan memastikan bahwa ia memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai untuk menjabat sebagai komisaris.
Penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai komisaris PT Krakatau Posco telah menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap penunjukan ini dan memastikan bahwa ia memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai untuk menjabat sebagai komisaris.
| No | Nama | Jabatan |
|---|---|---|
| 1 | Mufli Budi Ananda | Komisaris PT Krakatau Posco |
| 2 | Adi Prayitno | Direktur Eksekutif Paramater Politik Indonesia |
Penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai komisaris PT Krakatau Posco telah menimbulkan pertanyaan tentang kapasitas dan kompetensi yang dimilikinya. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap penunjukan ini dan memastikan bahwa ia memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai untuk menjabat sebagai komisaris.














Leave a Reply