Wacana BGN dan Kritikannya
Portal Berita Lakpesdam Terkini – 17 Juli 2026 | Baru-baru ini, Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan wacana untuk tidak memberikan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada sekolah-sekolah yang dianggap kaya. Wacana ini menuai kritik dari berbagai pihak, salah satunya dari analis komunikasi politik Hendri Satrio alias Hensa. Menurut Hensa, wacana tersebut keliru karena berisiko membedakan ‘kelas’ bagi rakyatnya.
Hensa mengatakan bahwa jika wacana tersebut diberlakukan, negara sudah membedakan ‘kelas’ warganya, yang bisa menjadi gesekan runcing antarkelas. Dia mencontohkan bahwa siswa tingkat SD hingga SMA diberlakukan aturan sepatu harus berwarna hitam, agar tidak ada pembeda antara anak kaya dan miskin, semuanya satu.
Program MBG dan Tujuannya
Program MBG seharusnya difokuskan kepada sekolah yang berada di daerah miskin, menurut Hensa. MBG seharusnya berkonsentrasi ke daerah miskin yang memerlukan, atau melakukan perubahan skema pemberian MBG. Dengan demikian, program MBG dapat lebih tepat dan efektif dalam membantu anak-anak yang membutuhkan.
Kepala BGN Nanik S Deyang sebelumnya mengatakan bahwa rencana penajaman sasaran, supaya lebih tepat dan menjangkau kelompok paling membutuhkan. Nanik mengungkapkan bahwa MBG selama ini diberikan kepada semua anak sekolah, tanpa memandang sekolah itu masuk golongan bawah, menengah, atau atas.
Dampak Wacana BGN
Wacana BGN untuk tidak memberikan MBG kepada sekolah-sekolah kaya dapat menimbulkan gesekan antarkelas. Hal ini karena wacana tersebut dapat dianggap sebagai pembeda antara anak kaya dan miskin, yang dapat menimbulkan perasaan tidak adil dan diskriminatif.
Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi dan perubahan terhadap program MBG, agar dapat lebih efektif dan tepat dalam membantu anak-anak yang membutuhkan. Dengan demikian, program MBG dapat membantu meningkatkan kualitas hidup anak-anak indonesia dan mengurangi kesenjangan sosial.
| No | Program | Tujuan |
|---|---|---|
| 1 | MBG | Membantu anak-anak yang membutuhkan |
| 2 | Penajaman Sasaran | Menjangkau kelompok paling membutuhkan |
Dengan adanya program MBG dan penajaman sasaran, diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia dan mengurangi kesenjangan sosial.














Leave a Reply