Portal Berita Lakpesdam Terkini – 21 Juli 2026 | Rekomendasi wisata di Kota Bandung, Jawa Barat, bisa belajar sejarah diplomasi di Museum Konferensi Asia Afrika (KAA). Museum Asia Afrika ini berada di Jalan Asia Afrika No.65, Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.
Sejarah Museum Konferensi Asia Afrika
Museum Konferensi Asia Afrika (KAA) merupakan destinasi wisata sejarah yang berada di kawasan Gedung Merdeka. Museum ini menjadi magnet bagi pelajar, wisatawan domestik, maupun mancanegara. Wisatawan bisa menelusuri perjalanan sejarah diplomasi dunia di musim ini.
Koleksi Museum Konferensi Asia Afrika
Terdapat beragam koleksi yang disuguhkan di Museum Konferensi Asia Afrika. Koleksi tersebut, antara lain diorama Sidang Pembukaan Konferensi Asia-Afrika 1955, peralatan jurnalistik, arsip foto dan dokumen sejarah. Selain itu, ada film dokumenter yang mengisahkan jalannya konferensi, sekaligus dampak terhadap perkembangan dunia.
Statistik Pengunjung Museum Konferensi Asia Afrika
Dikutip dari situs Jabarprov, jumlah wisatawan periode Januari hingga Juni 2026, tercatat lebih dari 35 ribu orang. Mereka didominasi pelajar dan pengunjung domestik. Sementara itu, jumlah wisatawan mancanegara pada periode yang sama, tercatat lebih dari 3.500 orang.
| Kategori Pengunjung | Jumlah Pengunjung |
|---|---|
| Pelajar dan Pengunjung Domestik | Lebih dari 35 ribu orang |
| Wisatawan Mancanegara | Lebih dari 3.500 orang |
Museum KAA menyediakan pemandu wisata atau edukator dengan berbagai bahasa, mulai dari bahasa Indonesia, Inggris, Mandarin, dan lainnya. Semua layanan kunjungan tidak dipungut biaya. Wisatawan cukup melakukan reservasi di mkaa.kemlu.go.id/halaman/registrasi-simkuring.
Dengan demikian, Museum Konferensi Asia Afrika menjadi destinasi wisata yang sangat menarik dan edukatif, terutama bagi mereka yang ingin mempelajari sejarah diplomasi dunia. Museum ini juga menjadi simbol penting dalam perkembangan sejarah Indonesia dan dunia.















Leave a Reply