Portal Berita Lakpesdam Terkini – 04 Juli 2026 | Tim nasional sepak bola Belanda mengalami duka di Piala Dunia 2026 setelah gagal melangkah ke babak selanjutnya. Mereka kalah dari Maroko lewat adu penalti pada babak 32 besar di Monterrey.
Insiden Pelecehan Rasis
Setelah kekalahan tersebut, para pemain Belanda menjadi sasaran pelecehan rasis secara daring. Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville adalah tiga pemain yang gagal mengeksekusi penalti dan menjadi korban komentar diskriminatif, rasis, serta penuh kebencian di media sosial.
Tanggapan Asosiasi Sepak Bola Belanda
Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) mengecam keras aksi pelecehan rasis tersebut dan menyatakan tidak akan tinggal diam. Mereka siap membawa kasus ini ke ranah hukum dan akan mengajukan laporan resmi ke Meld Online Discriminatie (Lembaga Lapor Diskriminasi Online).
Setelah laporan resmi diajukan, staf ahli hukum akan menilai apakah komentar-komentar tersebut memenuhi unsur pelanggaran pidana. Hasil penilaian tersebut akan menjadi dasar untuk mengajukan pengaduan resmi ke kejaksaan agar bisa segera dimulai penyelidikan kriminal terhadap para pelaku.
Sejarah Kelam Pelecehan Rasis
Kasus yang menimpa trio punggawa De Oranje ini menambah daftar panjang sejarah kelam pelecehan rasis pasca-gagal penalti di turnamen akbar. Sebelumnya, kejadian serupa menimpa bintang Inggris (Marcus Rashford, Bukayo Saka, dan Jadon Sancho) setelah gagal mengeksekusi penalti pada final Euro 2021 melawan Italia.
Kala itu, kepolisian Inggris bertindak tegas dengan menangkap sejumlah individu dalam operasi pembersihan ujaran kebencian, yang berujung pada hukuman penjara bagi para pelaku.
KNVB kembali mengingatkan esensi utama dari olahraga ini. Sepak bola menyatukan jutaan orang dari berbagai latar belakang, sedangkan diskriminasi justru memecah belah. Tindakan ini bertentangan dengan semua nilai yang dianut sepak bola.
| Pemain | Klub | Gol |
|---|---|---|
| Justin Kluivert | RB Leipzig | 1 |
| Quinten Timber | Feyenoord | 0 |
| Crysencio Summerville | Leeds United | 0 |
Belanda harus memulihkan diri dari kekalahan ini dan mempersiapkan diri untuk turnamen mendatang. Sementara itu, KNVB akan terus memantau situasi dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi para pemain dari pelecehan rasis.
Dengan demikian, sepak bola dapat kembali menjadi olahraga yang menyatukan dan membawa kebahagiaan bagi semua orang, tanpa diskriminasi dan pelecehan.












Leave a Reply