Portal Berita Lakpesdam Terkini – 03 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 tidak hanya menampilkan persaingan sengit di atas lapangan, tetapi juga membawa konsekuensi besar bagi sejumlah pelatih tim nasional. Hingga saat ini, sedikitnya ada tujuh pelatih yang dipastikan kehilangan pekerjaannya saat Piala Dunia 2026 masih berlangsung.
Pelatih yang Kehilangan Pekerjaan
Ada yang memilih mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab, ada pula yang dipecat federasi setelah hasil mengecewakan. Berikut adalah 7 pelatih yang jadi pengangguran seusai Piala Dunia 2026:
- Sabri Lamouchi (Tunisia) Sabri Lamouchi menjadi pelatih pertama yang kehilangan pekerjaannya di Piala Dunia 2026. Federasi Sepak Bola Tunisia memecatnya setelah timnya kalah telak 1-5 dari Swedia pada laga pembuka Grup F.
- Miroslav Koubek (Ceko) Miroslav Koubek memutuskan mundur setelah Ceko gagal lolos dari fase grup. Pelatih 74 tahun itu mengakhiri masa jabatannya seusai timnya tidak meraih satu kemenangan pun.
- Hong Myung Bo (Korea Selatan) Hong Myung Bo juga memilih mengundurkan diri setelah Korea Selatan gagal memenuhi harapan di Piala Dunia 2026. Keputusannya tidak lepas dari tekanan besar yang datang dari publik.
- Steve Clarke (Skotlandia) Steve Clarke mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih Skotlandia setelah tim gagal lolos ke babak 32 besar. Skotlandia meraih satu kemenangan dan dua kekalahan di fase grup.
- Marcelo Bielsa (Uruguay) Marcelo Bielsa juga memutuskan mundur setelah Uruguay gagal melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Uruguay hanya mengoleksi dua poin hasil dari dua kali imbang dan sekali kalah pada fase grup.
- Sebastian Beccacece (Ekuador) Sebastian Beccacece meninggalkan kursi pelatih Ekuador seusai timnya tersingkir di babak 32 besar. Kala itu, Ekuador harus mengakui keunggulan tuan rumah Meksiko dengan skor 0-2 sehingga gagal melaju ke babak 16 besar.
- Ronald Koeman (Belanda) Ronald Koeman menjadi nama terbaru yang mengakhiri masa jabatannya setelah Belanda tersingkir dari Piala Dunia 2026. De Oranje kalah dari Maroko melalui adu penalti pada babak 32 besar.
Dampak Kepada Tim Nasional
Kehilangan pelatih dapat memiliki dampak besar terhadap performa tim nasional. Tim harus beradaptasi dengan strategi dan gaya pelatih baru, yang dapat memakan waktu dan mengganggu konsistensi tim.
Masa Depan Pelatih
Bagi pelatih yang kehilangan pekerjaan, mereka harus mencari kesempatan baru untuk membuktikan diri. Beberapa pelatih mungkin memilih untuk pensiun, sementara yang lain mungkin mencari kesempatan di liga atau tim lain.
Piala Dunia 2026 telah menunjukkan bahwa tidak ada pelatih yang kebal dari tekanan dan kegagalan. Namun, dengan kemauan dan dedikasi, pelatih dapat belajar dari kesalahan dan menjadi lebih baik di masa depan.













Leave a Reply