Portal Berita Lakpesdam Terkini – 17 Juni 2026 | Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago meyakini kubu Jokowi tidak akan loyal membela, jika pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ada gejolak. Pangi menyoroti langkah politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang mulai berkeliling ke daerah-daerah.
Infrastruktur dan Suprastruktur Politik Jokowi
Dia mengungkapkan Jokowi sudah memiliki infrastruktur dan suprastruktur politik, sehingga tidak akan loyal kepada Prabowo. “Kalau ada apa-apa pada Presiden Prabowo, mereka tidak akan loyal. Mereka, justru happy,” katanya.
Pangi menyebut orang-orang yang loyal kepada Jokowi, masih banyak yang berada di kabinet pemerintahan Prabowo. “Semua cabang kekuasaan penting, pengendali republik ini, dibentuk oleh Jokowi. Di akhir masa jabatan, dia (Jokowi) bentuk Pansel KPK lagi,” ujarnya.
Loyalitas Orang-Orang Jokowi
Dia juga menyentil Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Jaksa Agung, Menteri ESDM, dan pimpinan BAKOM, yakni M Qodari, yang merupakan orang Jokowi. Pangi menilai Presiden Prabowo Subianto harus tetap waspada.
Sebab, kekuasaan itu bagaimana seni untuk mempertahankan. “Kekuasaan itu adu licik, kan mempertahankan. Pak Prabowo ini terlalu baik, mahzabnya persatuan dan berpikir positif,” tuturnya.
Rekam Jejak Jokowi
Dia mengingatkan supaya tidak melupakan rekam jejak Jokowi, yang pernah mengkhianati PDIP dan Megawati Soekarnoputri. “Jangan lupa ada rekam jejak Jokowi berkhianat terhadap PDIP. Orang sekelas Ibu Mega saja dikhianati,” katanya.
Pangi mengatakan orang-orang yang loyal terhadap Presiden Prabowo, harus mengawal terkait sentimen publik. “Loyalis Prabowo harus mengawal. Harga barang naik terus, minyak goreng naik. Setiap ada kenaikan harga, sentimennya negatif. Anggaran kan bisa digeser-geser,” ucapnya.













Leave a Reply