Portal Berita Lakpesdam Terkini – 24 Mei 2026 | PT Regenesis Indonesia dan Isispharma mengadakan workshop Dermfluencer Movement di Top Golf Fatmawati, Jakarta, untuk mendorong dokter aktif melakukan edukasi medis pada era digital. Kegiatan ini melibatkan dokter peserta, praktisi digital, dan pelaku industri dermatologi estetika.
Strategi Personal Branding dan Patient Engagement
Workshop Dermfluencer Movement membahas strategi personal branding, patient engagement, dan membangun kepercayaan pasien melalui platform digital. Acara ini mengundang sejumlah dokter pembicara, yakni Idrianti Idrus, Victoria Wong, dan Hafiza Fikri.
Para dokter peserta diajak memahami pentingnya edukasi medis berbasis ilmiah di media sosial sesuai standar Kementerian Kesehatan RI. Marketing Head Skincare Regenesis Indonesia Dini Ika Pratiwi mengatakan workshop Dermfluencer Movement memperkuat peran tenaga medis sebagai edukator tepercaya.
Peran Dokter sebagai Edukator Tepercaya
Program ini bertujuan memperkuat hubungan antara skincare berbasis ilmiah dan kebutuhan pasien yang makin kompleks. Owner Isispharma Gregoire Dewavrin mengatakan pihaknya ingin mendorong dokter membagikan edukasi medis secara digital.
Melalui workshop Dermfluencer Movement, Isispharma ingin memperkuat edukasi, kredibilitas, dan keterlibatan pasien melalui platform digital. Momentum ini dimanfaatkan Isispharma memperkenalkan skincare berbasis dermatologi terbaru mereka, yakni Secalia Series.
Pengembangan Skincare Berbasis Dermatologi
Selain itu, Isispharma juga meningkatkan pemahaman mengenai penggunaan produk Neotone pada pigmentasi serta Ruboril pada kulit sensitif dan kemerahan. Dengan demikian, dokter dapat memberikan edukasi medis yang lebih baik dan efektif kepada pasien.
Dalam era digital, edukasi medis menjadi sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pasien tentang kesehatan dan penyakit. Dengan workshop Dermfluencer Movement, PT Regenesis Indonesia dan Isispharma berharap dapat meningkatkan kemampuan dokter dalam melakukan edukasi medis secara digital dan memperkuat peran mereka sebagai edukator tepercaya.














Leave a Reply