Portal Berita Lakpesdam Terkini – 03 Juli 2026 | Politikus PDIP Mohamad Guntur Romli merespons temuan Transparency International Indonesia (TII) terkait 30 wakil Menteri merangkap jabatan menjadi komisaris BUMN. Temuan tersebut menjadi sorotan karena adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang wakil menteri menjabat komisaris BUMN.
Latar Belakang
Dampak terhadap Rakyat
Alih-alih membuka lapangan kerja bagi rakyat, para pejabat dan elite justru dengan tamak merangkap jabatan. Guntur Romli menyebut di kalangan akar rumput, rakyat sedang setengah mati mencari pekerjaan. Kemudian, ada ancaman PHK massal terhadap ratusan ribu buruh. Dia menilai pemerintah sudah kehilangan legitimasi moral.
Temuan TII
Sebelumnya, dalam temuan TII menyebut ada 30 wakil menteri pemerintahan Prabowo Subianto yang merangkap jabatan menjadi komisaris di BUMN. Mereka di antaranya, Sudaryono, Giring Ganesha, Angga Raka Pabowo, Ossy Darmawan, Fahri Hamzah, Suahasil Nazara, Helvi Yuni Moraza, Diana Kusumastuti, Yuliot Tanjung.
| No | Nama | Jabatan |
|---|---|---|
| 1 | Sudaryono | Wakil Menteri |
| 2 | Giring Ganesha | Wakil Menteri |
| 3 | Angga Raka Pabowo | Wakil Menteri |
| 4 | Ossy Darmawan | Wakil Menteri |
| 5 | Fahri Hamzah | Wakil Menteri |
| 6 | Suahasil Nazara | Wakil Menteri |
| 7 | Helvi Yuni Moraza | Wakil Menteri |
| 8 | Diana Kusumastuti | Wakil Menteri |
| 9 | Yuliot Tanjung | Wakil Menteri |
Guntur Romli menyebut hukum terbukti runcing ke bawah dan tumpul ke atas. Hukum menjadi alat pengikat rakyat kecil yang sedang kelaparan, sedangkan para elite berada di atas angin, kebal, dan bebas menumpuk jabatan.
Kesadaran Rakyat
Rakyat harus menyadari bahwa pemerintah sudah kehilangan legitimasi moral. Mereka harus menuntut pemerintah untuk memenuhi janji-janji yang telah dibuat. Rakyat juga harus menyadari bahwa hukum harus ditegakkan secara adil dan tidak membeda-bedakan.
Dengan demikian, rakyat harus terus memantau dan menuntut pemerintah untuk memenuhi kewajibannya. Rakyat juga harus terus memperjuangkan hak-haknya dan menuntut keadilan. Dengan kesadaran dan aksi yang tepat, rakyat dapat memperbaiki keadaan dan menciptakan masa depan yang lebih baik.













Leave a Reply