Portal Berita Lakpesdam Terkini – 09 Juni 2026 | Timnas Mozambik menyimpan empat fakta yang layak diketahui jelang laga melawan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday 2026. Timnas Indonesia vs Mozambik akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6) pukul 20.00 WIB.
Timnas Indonesia Siap Menghadapi Mozambik
Timnas Indonesia tengah on fire jelang laga melawan Mozambik. Sebab, anak asuh John Herdman itu baru saja meraih kemenangan 3-0 atas Oman di SUGBK, Jumat (5/6). Meskipun Indonesia memiliki kepercayaan diri tinggi, John Herdman tetap meminta anak asuhnya tidak memandang remeh kekuatan Mozambik.
4 Fakta Timnas Mozambik
Berikut 4 Fakta Timnas Mozambik Jelang Laga Melawan Indonesia:
- Bawa 7 Debutan Baru
- Mengandalkan Pemain Tua
- Datang Tanpa Pemain Terbaik di Eropa
- Rekam Jejak Mozambik
Fakta 1: Bawa 7 Debutan Baru
Salah satu fakta dari skuad Mozambik kali ini ialah keberanian pelatih Chiquinho Conde membawa tujuh pemain debutan ke Jakarta. Ketujuh nama tersebut belum pernah mencatatkan penampilan resmi bersama tim senior Mozambik.
| Nama Pemain | Posisi |
|---|---|
| Nelio Matsinhe | Gelandang |
| Alcidio Raice | Belum diketahui |
| Manuel Sergio Cumbane | Belum diketahui |
| Oscar Cherene | Belum diketahui |
| Xamin Mailosse Chalinda | Belum diketahui |
| Ezequiel Idalina | Belum diketahui |
| Celton Janito Jamisse | Belum diketahui |
Fakta 2: Mengandalkan Pemain Tua
Meskipun membawa banyak pemain muda, Mozambik tetap mengandalkan sejumlah pemain tua yang memiliki pengalaman internasional cukup panjang. Keberadaan para pemain veteran ini menjadi elemen penting guna menjaga keseimbangan permainan tim.
Penyerang senior Dayo Antonio menjadi pemain paling berpengalaman dari sisi usia di skuad The Mambas. Striker 37 tahun itu sudah memperkuat tim nasional Mozambik sejak 2016 dan memiliki pengalaman panjang di level internasional.
Fakta 3: Datang Tanpa Pemain Terbaik di Eropa
Di balik kekuatan yang dimiliki Mozambik, ada satu keuntungan tersendiri bagi Timnas Indonesia. Tim tamu datang dengan komposisi pincang karena beberapa pemain utama yang berkarier di Eropa tidak ikut dibawa ke Jakarta.
Salah satu nama besar yang absen ialah Geny Catamo. Penyerang sayap milik Sporting CP tersebut baru saja menjalani musim impresif di Portugal dengan kontribusi delapan gol dan lima assists dari 47 pertandingan.
Fakta 4: Rekam Jejak Mozambik
Jika melihat sejarah sepak bola Afrika, Mozambik belum masuk kategori kekuatan utama Benua Hitam. Namun, The Mambas tetap memiliki rekam jejak yang cukup disegani di level regional Afrika Selatan.
Prestasi terbaik mereka di Piala COSAFA ialah menjadi runner-up pada edisi 2008 dan 2015. Selain itu, Mozambik juga beberapa kali finis di posisi ketiga, termasuk pada edisi 2024 lalu.














Leave a Reply