Portal Berita Lakpesdam Terkini – 06 Juni 2026 | Pelatih Kepala PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel, menyayangkan sejumlah pertandingan kompetisi Super League 2026 yang tidak bisa dihadiri penonton. Van Gastel awalnya mengatakan menikmati kompetisi Super League 2026, yang berlangsung sangat kompetitif.
Penonton yang Menjadi Esensi Sepak Bola
Van Gastel mencontohkan pertandingan yang dia nikmati, yakni pertandingan di pekan terakhir kompetisi, yang melawan Madura United, pada 17 Mei 2026. Sejumlah pertandingan lainnya juga sangat menarik, karena dihadiri puluhan ribu suporter. Beberapa contohnya, laga tandang melawan Persib dan Persija Jakarta.
“Pertandingan Jakarta dan Bandung, dihadiri banyak suporter. Itu adalah esensi sepak bola, bermain untuk suporter yang ada,” ujarnya.
Pertandingan Tanpa Penonton
Namun, pelatih asal Belanda itu juga menyayangkan sejumlah pertandingan yang tidak bisa dihadiri penonton. “Banyak pertandingan yang digelar tanpa penonton. Saya pikir itu sangat disayangkan. Kami bermain untuk suporter,” ucapnya.
Performa PSIM Yogyakarta
Tim berjuluk Laskar Mataram ini mengakhiri kompetisi Super League 2026 dengan finis di peringkat 11 klasemen. Dalam 34 pertandingan yang dijalani, PSIM meraih 11 kemenangan, 12 hasil imbang, 11 kekalahan.
| Pertandingan | Menang | Imbang | Kalah |
|---|---|---|---|
| 34 | 11 | 12 | 11 |
Van Gastel berharap bahwa di musim depan, PSIM Yogyakarta dapat memperbaiki performa dan menjadi lebih kompetitif. Dengan dukungan suporter yang kuat, tim ini dapat mencapai kesuksesan yang lebih besar.














Leave a Reply