Portal Berita Lakpesdam Terkini – 12 Juli 2026 | Meta Platforms sedang menyusun rencana besar untuk masuk pasar cloud computing (komputasi awan). Langkah ini diambil dengan tujuan menjual kelebihan kapasitas komputasi kecerdasan buatan (AI) milik perusahaan kepada pelanggan eksternal.
Latar Belakang
Jika rencana ini terealisasi, Meta akan memiliki sumber pendapatan baru yang signifikan dan tidak lagi hanya bergantung pada sektor periklanan digital yang selama ini menjadi mesin uang utama bagi Facebook, Instagram, serta WhatsApp.
Langkah strategis ini juga akan mengubah peta persaingan teknologi global. Meta menantang langsung tiga raksasa penguasa pasar cloud infrastructure saat ini, yaitu Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, dan Google Cloud.
Rencana Meta
Menyusul beredarnya kabar mengenai proyek internal yang diberi nama “Meta Compute” ini, nilai saham Meta sempat melonjak hingga lebih dari 6% pada sesi perdagangan pra-pasar.
Meta juga tengah mempertimbangkan dua opsi model bisnis. Pertama, layanan berbasis model (PaaS) untuk memberikan akses kepada pengembang luar menggunakan model AI teranyar yang di-inang (hosted) langsung di infrastruktur Meta. Skema itu mirip dengan layanan AWS Bedrock atau Google Vertex AI.
Kedua, kapasitas komputasi murni (raw compute) untuk menyewakan sisa performa infrastruktur dan cip (GPU) secara langsung, meniru model bisnis yang dijalankan penyedia layanan neocloud seperti CoreWeave.
Dampak dan Proyeksi
CEO Meta Mark Zuckerberg mengatakan investasi ratusan miliar dolar pada pusat data (data center) dan infrastruktur AI ternyata melebihi kebutuhan internal. Dia menilai menyewakan sisa kapasitas tersebut menjadi opsi terbaik.
Meta pun memilih menjadikannya lini bisnis premium yang sangat potensial bagi masa depan perusahaan. Dengan demikian, perusahaan dapat mengembangkan bisnisnya di luar sektor periklanan digital dan meningkatkan pendapatannya.
Perlu diingat bahwa persaingan di pasar cloud computing sangat ketat. Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, dan Google Cloud adalah pemain besar yang sudah lama beroperasi di pasar ini.
Namun, dengan kelebihan kapasitas komputasi AI yang dimiliki Meta, perusahaan ini dapat menawarkan layanan yang unik dan menarik bagi pelanggan. Dengan demikian, Meta dapat meningkatkan pangsa pasarnya dan menjadi pemain besar di industri cloud computing.
| No | Perusahaan | Layanan |
|---|---|---|
| 1 | Amazon Web Services (AWS) | AWS Bedrock |
| 2 | Google Cloud | Google Vertex AI |
| 3 | Meta | Meta Compute |
Dalam beberapa tahun ke depan, pasar cloud computing diperkirakan akan terus tumbuh. Dengan demikian, Meta dapat meningkatkan pendapatannya dan menjadi salah satu pemain besar di industri ini.














Leave a Reply