Portal Berita Lakpesdam Terkini – 17 Juli 2026 | Sebanyak 24 penumpang kapal Nurul Salsa masih hilang setelah kapal tersebut tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Latar Belakang
Kapal Nurul Salsa berangkat dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 WITA. Di tengah pelayaran, kapal mengalami gangguan mesin saat berada di perairan barat Pulau Polassi, sekitar 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng Selayar.
Upaya Penyelamatan
Begitu menerima informasi terkait KM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin di perairan Selayar, tim SAR gabungan segera menggerakkan unsur SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh penumpang serta awak kapal.
Dalam operasi penyelamatan, KM Harapan Kita berhasil menemukan dan mengevakuasi 41 orang. Ada 6 penumpang lainnya berhasil diselamatkan kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi dan dievakuasi menuju Pulau Polassi.
Data Korban
Data awal menyebut hanya 50 orang, tetapi setelah dilakukan verifikasi bersama pihak terkait, jumlah sebenarnya mencapai 70 orang. Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang yang belum ditemukan.
Data korban masih bersifat dinamis karena petugas masih melakukan pencocokan dengan laporan dari keluarga penumpang. Data korban ini masih belum valid, karena pihak tim SAR gabungan masih menunggu informasi dari pihak keluarga, dan mudah-mudahan tidak ada lagi laporan adanya pihak keluarga yang berada dalam KM Nurul Salsa tersebut.
Penanganan dan Dampak
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan jumlah penumpang di atas kapal sempat simpang siur. Ia menambahkan bahwa tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang yang belum ditemukan.
Insiden ini menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan transportasi laut di Indonesia. Pemerintah dan otoritas terkait perlu memperketat pengawasan dan penegakan hukum untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Untuk saat ini, upaya penyelamatan dan pencarian korban masih terus dilakukan. Masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi dalam upaya penyelamatan dengan menyampaikan informasi yang akurat dan membantu dalam proses pencarian.














Leave a Reply