Latar Belakang
Portal Berita Lakpesdam Terkini – 15 Juli 2026 | Baru-baru ini, muncul pertanyaan mengenai penyiaran Piala Dunia 2026 yang sering menyorot Gianni Infantino saat pertandingan berlangsung. Hal ini memicu spekulasi mengenai apakah ada instruksi khusus dari FIFA untuk menampilkan Presiden mereka secara lebih sering. Menurut juru bicara FIFA, kemunculan Gianni Infantino di layar kamera bukanlah keputusan spontan, melainkan bagian dari pedoman produksi resmi yang diterapkan FIFA kepada penyedia siaran Piala Dunia 2026.
Standar Umum FIFA
FIFA menjelaskan bahwa sudah menjadi standar umum bagi kursi yang ditempati pejabat sepak bola, tokoh publik, dan selebriti ditampilkan sebagai bagian dari susunan acara pertandingan. Hal ini berarti kamera diarahkan menyorot pejabat dengan jabatan tertinggi yang datang di stadion, termasuk Presiden FIFA Gianni Infantino. Pedoman produksi tersebut diterapkan oleh Host Broadcast Services (HBS) sebelum didistribusikan kepada stasiun televisi pemegang hak siar di berbagai negara.
Penjelasan FIFA
FIFA membantah adanya instruksi khusus agar kamera lebih sering menyorot Infantino dibanding tamu penting lainnya. Fenomena tersebut juga berbeda dengan kompetisi di bawah UEFA maupun Liga Primer Inggris, di mana presiden atau CEO tidak secara rutin menerima sorotan kamera setiap pertandingan, kecuali pada momen tertentu. Sorotan terhadap Infantino muncul di tengah persiapannya mencalonkan diri pada masa jabatan ketiga sebagai presiden FIFA.
Perbandingan dengan Kompetisi Lain
| Kompetisi | Presiden/CEO | Sorotan Kamera |
|---|---|---|
| Piala Dunia 2026 | Gianni Infantino | Sering |
| UEFA | Aleksander Ceferin | Tidak Rutin |
| Liga Primer Inggris | Richard Masters | Tidak Rutin |
Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa sorotan kamera terhadap Gianni Infantino di Piala Dunia 2026 memang berbeda dengan kompetisi lain. Namun, menurut FIFA, hal ini merupakan standar umum dan bukan instruksi khusus untuk menampilkan Presiden mereka.
Konklusi
Kemunculan Gianni Infantino di layar kamera saat pertandingan Piala Dunia 2026 memang memicu pertanyaan. Namun, menurut FIFA, hal ini merupakan bagian dari pedoman produksi resmi dan standar umum untuk menampilkan pejabat sepak bola dan tokoh publik. Meskipun demikian, sorotan terhadap Infantino muncul di tengah persiapannya mencalonkan diri pada masa jabatan ketiga sebagai presiden FIFA, sehingga menimbulkan spekulasi mengenai motif di balik sorotan tersebut.













Leave a Reply