Portal Berita Lakpesdam Terkini – 04 Mei 2026 | Wakil Ketua Komisi X DPR, MY Esti Wijayanti, menanggapi isu Kemendikti Saintek yang akan menutup Prodi Keguruan di perguruan tinggi. Esti menyatakan menolak wacana penutupan tersebut dan menilai itu menjadi langkah mundur kementerian terkait.
Latar Belakang
Esti mengungkapkan bahwa Indonesia, terutama di daerah yang terpencil, justru mengalami kekurangan guru. Menurutnya, program studi keguruan sangat krusial dan merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi bangsa yang berkualitas.
Penolakan terhadap Penutupan Prodi Keguruan
Esti meminta pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melakukan kaji ulang wacana penutupan Prodi Keguruan secara mendalam dan realistis. Menurutnya, pemerintah seharusnya fokus terhadap penguatan kualitas dan kesejahteraan guru.
Pentingnya Guru dalam Pendidikan
Esti menekankan bahwa peringatan Hari Pendidikan pada 2 Mei bukan sekadar seremoni tahunan, namun momen untuk memastikan negara hadir untuk semua anak bangsa. Menurutnya, masa depan bangsa terbentuk melalui tangan-tangan guru.
Sebelumnya, Kemendikti Saintek menilai Prodi Keguruan sudah tidak relevan terhadap kebutuhan industri. Namun, Esti menilai bahwa program studi keguruan masih sangat dibutuhkan, terutama di daerah yang terpencil.
Oleh karena itu, Esti menyatakan menolak penghapusan program studi keguruan dan meminta pemerintah untuk mempertimbangkan kembali keputusan tersebut. Kerja Nyata, Gubernur Herman Deru Terharu Rumah Tahfiz di…















Leave a Reply