Portal Berita Lakpesdam Terkini – 17 Juni 2026 | Pemerintah berencana untuk mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,45 triliun untuk mendukung program kompor listrik dan konversi motor listrik sebagai bagian dari percepatan transisi energi nasional.
Latar Belakang
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa porsi terbesar anggaran baru tersebut akan dialokasikan untuk program kompor listrik yang ditujukan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor elpiji.
Program kompor listrik menjadi salah satu strategi pemerintah untuk menekan impor elpiji yang selama ini masih mendominasi kebutuhan energi rumah tangga.
Anggaran untuk Program Kompor Listrik
Bahlil mengungkapkan bahwa anggaran untuk program kompor listrik sebesar Rp 815,56 miliar.
Untuk merealisasikan program tersebut, Kementerian ESDM meminta dukungan DPR dalam memetakan daerah-daerah yang dinilai siap dan membutuhkan penggunaan kompor listrik.
Anggaran untuk Program Konversi Motor Listrik
Selain kompor listrik, pemerintah juga mengusulkan anggaran sebesar Rp 635,24 miliar untuk program konversi motor listrik.
Dana tersebut nantinya akan dikelola Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE).
Namun, Bahlil menegaskan bahwa besaran anggaran masih dapat disesuaikan dengan kondisi fiskal dan ketersediaan dana pemerintah.
Wacana Penggunaan Kompor Listrik
Wacana penggunaan kompor listrik sebenarnya bukan hal baru.
Program serupa sempat digulirkan pada era Presiden Joko Widodo, tetapi dibatalkan pada 2022 setelah mempertimbangkan kondisi pemulihan ekonomi masyarakat pascapandemi covid-19.
Belakangan, dorongan untuk beralih dari elpiji ke listrik kembali menguat seiring meningkatnya tekanan terhadap anggaran impor energi.
Pemerintah menilai bahwa penggunaan kompor listrik dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap elpiji impor yang mencapai sekitar 75-80 persen dari kebutuhan nasional.
Di sisi lain, Kementerian ESDM mendorong program konversi motor listrik sebagai bagian dari upaya elektrifikasi sektor transportasi sekaligus mengurangi konsumsi bahan bakar fosil di dalam negeri.
| No | Program | Anggaran |
|---|---|---|
| 1 | Kompor Listrik | Rp 815,56 miliar |
| 2 | Konversi Motor Listrik | Rp 635,24 miliar |
Untuk merealisasikan program tersebut, pemerintah membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat, untuk mengurangi ketergantungan terhadap elpiji impor dan meningkatkan penggunaan energi listrik yang lebih ramah lingkungan.
Dengan demikian, diharapkan program kompor listrik dan konversi motor listrik dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap elpiji impor dan meningkatkan penggunaan energi listrik yang lebih ramah lingkungan.











Leave a Reply